Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat membuka layanan mobil klinik hewan keliling di halaman kantor Kecamatan Kebon Jeruk, Senin (13/7). Monyavet (Mobil pelayanan veteriner) hadir untuk mempermudah masyarakat menjangkau layanan kesehatan hewan dengan harga terjangkau.
Kepala Suku Dinas KPKP Jakarta Barat, Bety Rahmawati mengatakan, mobil klinik hewan keliling memberikan sejumlah pelayanan kesehatan hewan peliharaan masyarakat.
"Mobil ini hadir untuk melayani masyarakat berkenaan dengan pelayanan seperti sterilisasi, vaksinasi, operasi minor, dan sebagainya," ujarnya.
Ia menyebut, Monyavet hadir kali pertama di halaman kantor Kecamatan Kebon Jeruk karena banyak masyarakat yang meminta layanan kesehatan hewan peliharaannya.
"Kenapa kami pilih Kebon Jeruk. Pertama, masukan dari tim PKH Sudis KPKP, bahwa di sini banyak masyakaat yang sudah request untuk pemeriksaanlayanan kesehatan hewan. Selanjutnya akan kita buatkan scehedule layanan." ujarnya.
Terkait retribusi, Bety menuturkan bahwa tarif layanan kesehatan pada mobil klinik hewan keliling telah diatur Perda DKI Nomor 1 Tahun 2024 tentang Pajak daerah dan retribusi daerah.
"Dan, kami mendatangi masyarakat atau jemput bola sehingga memudahkan masyarakat dalam rangka kesehatan hewan peliharaan. Sehingga berharap Jakarta, terutama Jakarta Barat menjadi kota yang ramah dengam hewan," pungkasnya.
Di tempat yang sama, Camat Kebon Jeruk, Agus Mulyadi, mengapresiasi layanan jemput bola dari Dinas KPKP Jakarta, berupa layanan mobil klinik hewan keliling.
"Ini hari pertama dari tiga hari yang telah terjadwal di wilayah Kecamatan Kebon Jeruk, untuk mobil hewan keliling dari Dinas KPKP Jakarta, yang melayani pengobatan atau pun kegiatan terkait hewan, seperti kucing, anjing, dan sebagainya," ujarnya.
Menurut Agus, pihaknya telah menginformasikan terkait layanan mobil klinik hewan keliling kepada masyarakat agar bisa dimanfaatkan. Selain lebih efektif, tarif layanan kesehatan hewan, lebih terjangkau alias tidak terlalu mahal.
"Menurut saya, hampir 40%-50%, lebih murah bila dibandingkan kalo ke dokter hewan. Tenaganya, pun profesional. Selain ada dokter hewan, juga didukung perangkat dari Dinas KPKP DKI Jakarta," jelasnya.
Ia berharap, masyarakat yang memanfaatkan mobil layanan kesehatan hewan akan bertambah banyak. Semakin banyak hewan yang terlayani maka semakin mengukuhkan Jakarta sebagai kota ramah hewan.
Sementara itu, Awalia (25) warga Kembangan, Jakarta Barat mengaku dirinya baru mengetahui mobil klinik hewan keliling dari instagram.
"Aku kan tinggal di Kembangan, jakarta barat. Biasanya tuh kalu mau mengobati kucing itu ke Puskeswan yang ada di Ragunan. Inikan jaraknya lumayan jauh. Nah Karena sekarang ada klinik hewan keliling Jakarta, dan Alhamdulillahnya, ada di Kecamatan Kebon Jeruk. Jadi Jaraknya lebih dekat," tuturnya.
"Kebetulan, karena kucing saya pucat. Itu bisa diliat dari gusinya yang putih, terus juga melas. Nah kemungkinan nanti dicek darah," sambungnya.
Terkait arif pelayanan, Awalia menuturkan bahwa tarif yang tertera dalam layanan pada mobil klinik hewan keliling, masih terjangkau. Harganya sama dengan taruf layanan pada Puskeswan di Ragunan.
"Bedanya, hanya jauh saja. Kalau harga sama saja. Karena jaraknya saja yang jauh, itu lebih worth it buat saya," tambahnya. (why)





