Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainnah meminta Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk berkomitmen menerapkan good governance mengenai tata kelola pemerintahan yang baik untuk melayani masyarakat.
Demikian disampaikan saat memimpin rapat pimpinan kota (Rapimkot) Jakarta Barat di Ruang Pola, Kantor Wali Kota Jakarta Barat, Rabu (11/3). Rapimkot dihadiri Seketaris Kota, Firmanudin Ibrahim, para asisten, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta para camat dan lurah.
Menurutnya, good governance menjadi perhatian Gubernur DKI Jakarta, dikarenakan ASN yang menjalani tugas kerap menjadi sorotan publik. Terlebih, saat ini media sosial, seperti 'menghakimi' peristiwa padahal itu belum terjadi.
"Ini yang perlu kita sikapi dengan cerdas. Kita terus berupaya meng-counter publikasi yang edukatif dan konten yang menarik. Saya pun mengapresiasi teman-teman yang sudah membuat konten dan publikasi yang menarik di media masing-masing," tuturnya.
Ia berharap good governance tetap dijalani, selain melakukan hal yang sifatnya positif sebagai ASN yang berakhlak juga tunjukkan integritas dimana pun bertugas.
"Saya pesan, pastikan good governance ini sudah ada pada unit kerja masing-masing. Terlebih, kita sudah melakukan penguatan PPID. Karena PPID ini bukan sekadar melaksanakan amanah UU 14 Tahun 2002 terkait keterbukaan informasi publik. Sebaliknya, aturan ini perlu uji petik terhadap kinerja ASN di lapangan," tambahnya.
Hal lain yang dibahas Wali Kota Jakarta Barat adalah pengendalian banjir. Terhitung, sudah empat kali wilayah Jakarta Barat, dilanda banjir. Ini yang menjadi perhatian pada rapim Gubernur DKI Jakarta.
"Wilayah Jakbar sudah yang empat kali mengalami banjir. Tanggal 12 Februari, 18 Februari, 22 Februari, dan 8 Maret," ujarnya.
Terkait pengendalian banjir, Iin telah mengingatkan kepada jajaran untuk melakukan percepatan penanganan bencana, sebelum dan setelah kejadian.
"Saya telah merencanakan, setelah lebaran nanti, kita mengadakan rapat pengendalian banjir, termasuk terkait rencana aksinya," tambahnya. (why)




