Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Barat melakukan upaya dalam penanggulangan banjir di kolong tol JORR W1, tepatnya perempatan lampu merah Puri Kembangan, Kembangan, Jakarta Barat. Salah satu upayanya, membuat saluran air sepanjang 1.050 meter.
"Tujuan kita ke depan adalah penanganan genangan di kawasan Puri Kembangan, tepatnya perempatan lampu merah Puri Kembangan. Terkait itu, ada beberapa langkah yang perlu dilakukan. Pertama yang paling mendasar adalah pembuatan saluran air, dan perapihan pada area tersebut," ujar Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setko Jakarta Barat, Imron Syahrin, pada kegiatan rapat koordinasi membahas upaya penanganan banjir di Traffic light Kembangan Kolong Tol JORR W1 yang berlangsung di ruang Sekko Jakbar, Kamis (12/3).
Rapat koordinasi dihadiri Camat Kembangan, Joko Suparno, Kepala Sudis SDA, Purwanti Suryandari, serta sejumlah pengembang yang akan membantu merealisasikan pembangunan saluran air. .
Lebih lanjut, Imron Syahrin menjelaskan rencana pembangunan saluran air bertujuan agar tidak ada lagi genangan di sekitar perempatan Puri Kembangan atau kolong tol JORR W1, sambil menunggu proses normalisasi Kali Angke.
Untuk mengatasi genangan tersebut, Pemkot Jakarta Barat melalui Sudis SDA dan Bina Marga akan membangun saluran dengan dimensi 1,6 meter X 1,6 meter sepanjang 1.050 meter. Mulai dari kolong tol JORR W1 sampai bantaran Kali Angke.
Dijelaskan Imron, pembangunan saluran air sepanjang 1050 meter itu berkolaborasi dengan sejumlah perusahaan swasta.
"Rapat ini, kami memohon kontribusi dari pihak swasta, yakni Pondok Indah Land, Agung Sedayu, dan PT Mutiara Permata Puri. Itu dilakukan karena perhitungan dari Sudis SDA, anggaran yang tersedia saat ini hanya cukup membangun saluran sepanjang 350 meter, termasuk pembangunan kolam olakan dan rumah pompa," jelasnya.
Dengan begitu, masih ada kekurangan sepanjang kurang lebih 700 meter untuk membangun saluran.
"Saya berharap dukungan dari pihak pengembang agar permasalahan genangan dan kemacetan di kawasan Puri bisa teratasi," ujarnya.
Sementara itu, perwakilan pihak pengembang, Joko menuturkan pihaknya menyambut baik rencana pembangunan saluran air dalam upaya mengatasi genangan di perempatan lampu merah Puri Kembangan atau kolong tol JORR W1.
"Kami menyambut baik rencana itu, namun kami juga memohon bantuan kepada pemerintah daerah untuk mendesak normalisasi Kali Angke kepada Kementerian PUPR. Jika saluran induknya sudah beres, maka saluran-saluran pendukung di bawahnya akan lebih mudah berfungsi." jelasnya.
Terkait hal itu, Asekbang Imron Syahrin menyampaikan bahwa Pemprov DKI Jakarta akan terus berkoordinasi dengan Kementerian PUPR terkait normalisasi Kali Angke.
"Saat ini satu sisi sudah di sheetpile, namun sisi lainnya (arah Duri Kosambi) belum. Kami akan berkoordinasi karena ini menjadi kewenangan Kementerian PUPR," tambahnya. (Why)






