Suku Dinas Kesehatan Jakarta Barat manargetkan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) pada 2026 diikuti warga sebanyak 46 persen.
"Kalau targetnya, saya dapat informasi tadi 46 persen dari jumlah penduduk di Kota Jakarta Barat," sebut Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Barat, Sahruna kepada wartawan, Selasa (10/2).
Diungkapkan Sahruna, seluruh Puskesmas di wilayah Jakarta Barat telah melaksanakan program ini dengan capaian mendekati 100 persen dari target. Mulai tahun 2026, pihaknya memulai program tersebut dengan menggelar CKG bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN).
"Kami sudah melakukan pendekatan ke Bu Wali sampai akhirnya keluar Instruksi Wali Kota terkait pemeriksaan CKG untuk ASN. Kemarin sudah dilaksanakan serempak di seluruh kecamatan. Kami berharap dukungan camat dan lurah bisa menggerakkan masyarakat lebih luas," katanya.
Meski demikian, pihaknya mengakui perlunya mengubah pola pikir warga yang biasanya baru datang ke fasilitas kesehatan ketika sudah merasa sakit.
"Kendalanya adalah tingkat kesadaran masyarakat. Target kita adalah masyarakat yang sehat. Selama ini masyarakat datang ke Puskesmas hanya dalam kondisi sakit, itu tantangan kami," ungkapnya.
"Kami akan kerja sama dengan komunitas, Posyandu, sekolah, hingga masuk ke pasar-pasar agar semua terinformasi," sambungnya. (Aji)





