Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat telah melakukan pemeriksaan kesehatan dan kelayakan sebanyak 7.757 berbagai jenis hewan kurban di 105 lokasi penampungan hewan kurban di Jakarta Barat.
Kepala Suku Dinas Ketahanan Pangan Kelautan dan Pertanian (KPKP), Bety Rohmawati, melalui kepala seksi peternakan dan kesehatna hewan, Tanti menuturkan, pemeriksaan kesehatan hewan kurban telah dilakukan jajarannya sejak Senin (4/5) lalu. Hingga kini, Selasa (26/5), pihaknya telah melakukan pengawasan di 105 lokasi penampungan hewan kurban di Jakarta Barat.
"Total ada 7.757 ekor dari empat jenis hewan kurban yang telah diperiksakan, yakni sapi, kerbau, kambing dan domba," ujarnya saat dikonfirmasi, Selasa (26/5).
Dijelaskan Tanti, pihaknya merinci 7.757 hewan kurban terdiri dari 2.636 ekor sapi, 18 ekor kerbau. Kemudian, 4.704 ekor kambing dan 399 ekor domba.
Ia menyebutkan, pemeriksaan kesehatan meliputi kondisi fisik hewan dan kelayakan hewan apakah sudah sesuai syariat kurban. Selain itu, juga dipastikan seluruh hewan memiliki kelengkapan dokumen surat kesehatan hewan (SKH) dari daerah asal.
Untuk syarat kelayakan hewan kurban, Tanti menjelaskan, jajarannya melakukan pemeriksaan mulut untuk memastikan usia hewan telah sesuai ketentuan syariat Islam. Kemudian juga dipastikan seluruh hewan tidak cacat dan dalam kondisi sehat.
"Kami tidak menemukan adanya pelanggaran serius. Lokasi penampungan yang telah dilakukan pemeriksaan diberi stiker sebagai penanda," ujarnya.
Ia menambahkan, pemeriksaan hewan kurban akan dilanjutkan sebelum perayaan Iduladha, termasuk pemeriksaan hewan di lokasi pemotongan hewan kurban.
"Tujuannya ini adalah untuk memastikan seluruh hewan kurban sehat, layak dan aman untuk dikonsumsi oleh masyarakat," pungkasnya. (why)






