Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat kembali melaksanakan operasi penangkapan ikan sapu-sapu hasilnya sebanyak 93 kg di aliran Sungai Pesanggrahan, Kelurahan Srengseng, Kembangan, Jakarta Barat, Jumat (3/7).
Kepala Suku Dinas KPKP Jakarta Barat, Bety Rahmawati menuturkan, penangkapan ikan sapu-sapu melibatkan jajaran Kecamatan Kembangan, Kelurahan Srengseng dan PPSU, serta Pusat Produksi Inspeksi dan Sertifikasi Hasil Perikanan (PPISHP).
Dikatakan Bety, penangkapan ikan sapu-sapu di Kali Pesanggrahan dilakukan dengan cara menebar jala ikan.
"Hari ini, kami berhasil menjaring sebanyak 463 ikan sapu-sapu dengan total berat 93 kilogram. Hasil tangkapan dikubur dalam keadaan mati di Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kembangan," ujarnya.
Sementara itu, Lurah Srengseng, Tariswan menyampaikan apresiasi kegiatan penangkapan ikan sapu-sapu oleh Sudis KPKP Jakarta Barat. Selain mencegah kerusakan turap/tanggul saluran air, ikan ini juga membahayakan ekosistem ikan lainnya.
"Ikan sapu-sapu dikenal memiliki sifat yang invasif. Ikan ini kerap berkembang biak dengan membuat lubang pada dinding turap yang membuat turap cepat rapuh," tuturnya.
Tariswan juga menyampaikan bahwa ikan sapu-sapu kerap menjadi incaran oknum tertentu untuk dijadikan bahan olahan makanan, seperti siomay, otak-otak dan sebagainya.
"Ini yang mengkhawatirkan, karena ikan itu dikenal sebagai bioakumulator yang menyerap logam berat berbahaya, seperti merkuri, timbal, dan sebagainya. Oleh karena itu, ikan ini dibasmi," tambahnya. (why)





