Sebanyak 78 peserta mengikuti sosialisasi urban farming mengenai menanam golden melon dan labu madu di Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Kembangan, Jalan Kembangan Raya RW 03, Kembangan Utara, Kecamatan Kembangan, Jakarta Barat, Selasa (26/5).
Kepala Suku Dinas KPKP Jakarta Barat, Bety Rohmawati melalui kepala seksi ketahanan pangan dan pertanian, Milya Purnamasari mengatakan, sosialisasi urban farming diikuti sebanyak 78 peserta dari perwakilan 10 sekolah dan pengelola RPTRA yang mendapatkan edukasi sekaligus praktek cara membudidaya labu madu dan golden melon.
"Tujuan kegiatan adalah selain mendukung program prioritas Wali Kota Jakarta Barat dalam hal ketahanan pangan keluarga, juga sebagai pembelajaran bagi sekolah terkait konsep urban farming, menanam labu madu dan golden melon, pada lahan terbatas," ujarnya.
Dijelaskan Milya, selain mendapatkan materi dan praktek menanam buah melon dan labu madu tersebut, pihaknya juga akan melakukan pendampingan berkelanjutan serta memberikan bibit unggul buah melon dan labu madu untuk sekolah dan RPTRA.
"Harapannya, peserta bisa menerapkan pada masing-masing lingkungan sekolah dan RPTRA. Jadi urban farming ini benar-benar jadi solusi pangan keluarga di perkotaan," tambahnya.
Sementara itu, guru SDN Sukabumi Selatan 06, Dian Kamalia, mengapresiasi kegiatan urban farming yang diinisiasi Sudis KPKP Jakarta Barat. Kegiatan ini bisa menjadi bekal untuk diimplementasikan di sekolahnya.
"Kami ikutin cara menanam buah golden melon dan labu madu di sekolah, seperti yang diajarkan Sudis KPKP. Karena sekolah kami memiliki program urban farming," ujarnya.
Ia sangat interest agar konsep urban farming bisa diterapkan di halaman atau pekarangan sekolah. Selain itu, kegiatan ini bisa dijadikan pembelajaran kepada para siswa dan orangtua.
"Ini sangat menyenangkan untuk pembelajaran di sekolah, baik siswa maupun orang tua. Karena kami memiliki sekitar 500 warga sekolah. Bila bisa diterapkan, pasti sangat menyenangkan," jelasnya. (why)




