Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melakukan pemeriksaan terhadap daging kurban yang telah disembelih di seluruh wilayah Jakarta Barat, Rabu (27/5).
Kepala Sudis Suku KPKP Jakarta Barat, Bety Rohmawati, mengatakan untuk salah satu lokasi yang diperiksa adalah Masjid At-Taqwa, di Kelurahan Kemanggisan, Kecamatan Palmerah.
"Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan daging yang akan dibagikan kepada masyarakat dalam kondisi aman dan layak dikonsumsi," jelasnya di lokasi.
Kegiatan tersebut kolaborasi KPKP dengan Sekolah Kedokteran Hewan dan Biomedik IPB, Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia, serta Saka Taruna Bumi Pramuka.
“Total ada 146 petugas yang melakukan pemeriksaan pada hari ini, tersebar di 121 titik lokasi pemotongan,” sebut Bety.
Lebih lanjut dikatakan Bety, pemeriksaan yang dilakukan saat ini merupakan tahap post-mortem, atau pemeriksaan setelah hewan disembelih. Pada pemeriksaan itu petugas mengecek kondisi daging serta organ dalam seperti hati, jantung, limpa, paru-paru, dan lainnya.
Menurut Bety, hal ini penting dilakukan untuk mendeteksi kemungkinan adanya penyakit yang dapat membahayakan kesehatan manusia.
"Kalau dagingnya sehat, warnanya merah segar dan tidak berair. Sementara pada organ, kami waspadai adanya penyakit seperti cacing hati (Fasciola hepatica) yang bisa merusak jaringan hati,” jelasnya.
Ia menegaskan, organ yang terindikasi penyakit tidak direkomendasikan untuk dikonsumsi dan harus diafkir demi menjaga keamanan pangan masyarakat. Diungkapkan Bety, sejauh pemeriksaan pihaknya kerap menemukan tanda-tanda penyakit cacing hati pada hewan kurban yang dinilai tidak dianjurkan untuk dikonsumsi masyarakat.
“Ada, kadang-kadang ditemukan. Iya. Kadang bisa kelihatan tuh dari sapinya aja performance nya aja dia agak kurus, bulunya kasar gitu. Pas dibuka ternyata ada tuh cacingnya, atau mungkin paru-parunya bintik-bintik hitam, karena dia selama di kandangnya mungkin dekat polusi udara asap kendaraan lewat, paru-parunya jadi hitam begitu,” pungkas Bety.
Sementara otu, Ketua Panitia Kurban Masjid At-Taqwa Kemanggisan, Syarifuddin Yahya, menyebut pihaknya menyiapkan sekitar 1.500 paket daging kurban untuk dibagikan kepada masyarakat.
“Distribusi dilakukan untuk warga di sekitar Kemanggisan hingga Tanjung Duren, dengan sistem pembagian ring satu hingga ring tiga,” ujarnya.
Di sisi lain, Camat Palmerah, Febriandi Suharto, mengapresiasi pelaksanaan pemotongan hewan kurban yang berjalan tertib dan pengawasan dari KPKP.
Melalui pengawasan, seluruh proses penyembelihan hingga distribusi daging kurban bisa berjalan sesuai standar kesehatan, sehingga memberi manfaat dan keberkahan bagi masyarakat.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada para pengurban yang telah menyalurkan hewan kurbannya. Juga kepada jajaran KPKP yang melakukan pemeriksaan, sehingga daging yang dibagikan kepada mustahik dipastikan layak konsumsi bagi masyarakat," ujarnya. (Aji)






