Suku Dinas Ketahanan Pangan Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakbar melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap hewan kurban yang berada di halaman parkir timur, kantor Wali Kota Jakarta Barat, Senin (25/5).
Hewan kurban yang telah diperiksa tim dokter hewan Sudis KPKP Jakbar sebanyak 16 sapi, 8 kambing dan 2 domba.
"Kami sudah melakukan pemeriksaan hewan kurban semuanya dan kondisi hewan kurban dalam keadaan sehat," ujar Kepala Suku Dinas KPKP Jakarta Barat, Bety Rohmawati, yang diwakili Kepala Seksi Peternakan dan Kesehatan Hewan, Tanti.
Menurut Tanti, pemeriksaan kesehatan bertujuan untuk memastikan hewan kurban tersebut memenuhi syarat sah syariat dan layak konsumsi.
"Pemeriksaan kesehatan dalam rangka hewan kurban sehat dan menjadi daging hewan kurban yang memenuhi prinsip halal dan thayyib sehingga aman buat masyarakat, menjelang perayaan Idul Adha," tuturnya.
Lebih lanjut, Tanti menuturkan, pemeriksaan hewan kurban bisa dilihat secara umum. Artinya, pemeriksaan dilakukan secara ante mortem.
"Secara spesifik bisa dilihat dari mata, telinga, serta gigi untuk menentukan umur. Selain itu, memastikan hewan kurban tidak cacat pada bagian kaki, ekor, dalam kondisi gemuk dan bebas dari penyakit menular," ujar Tanti.
Selain pemeriksaan ante mortem, lanjut Tanti, pihaknya juga memberikan vitamin yang berguna untuk kebugaran, dan mencegah stres setelah menempuh perjalanan jauh.
"Untuk hewan-hewan kurban yang baru datang, karena menempuh perjalanan jauh dari daerah kemudian masuk Jakarta, tentu akan mengalami dehidrasi dan stres. Untuk itu kami support vitamin yang sudah dilarutkan dalam minumannya," jelasnya.
Dalam kesempatan ini, Tanti juga menyampaikan bahwa sampai saat ini, petugas belum menemukan gejala hewan kurban yang terindikasi penyakit menular.
"Kami periksan dan belum ada yang menunjukkan gejala klinis yang mengarah pada penyakit tersebut," tambahnya. (why)






