Sebanyak 2 ton sampah diangkut petugas PPSU dan Sudis Lingkungan Hidup (LH) Jakarta Barat yang menumpuk di Pasar Kemiri, RW 06, Kelurahan Kembangan Utara, Kecamatan Kembangan, Senin (9/2).
Camat Kembangan, Joko Suparno mengatakan, pihaknya menindaklanjuti laporan warga yang mengeluhkan adanya tumpukan sampah dan bau menyengat di areal Pasar Kemiri, RW 06, Kelurahan Kembangan Utara.
"Sampah yang menumpuk itu menimbulkan bau tak sedap sehingga mengganggu pedagang dan pengguna jalan," ujarnya.
Menindaklanjuti laporan warga, lanjut Joko Suparno, pihaknya berkordinasi dengan Suku Dinas Lingkungan Hidup untuk membersihkan sampah pasar.
"Kami bersihkan sampah dengan mengerahkan petugas PPSU serta armada mobil hilux dan truk sampah dari Suku Dinas Lingkungan Hidup. Berdasarkan informasi yang diproleh, sampah pasar yang terangkut berjumlah 2 ton," ujarnya.
Sementara itu Lurah Kembangan Utara, Pepen menjelaskan bahwa proses pengangkutan sampah di areal Pasar Kemiri, telah selesai.
"Pengangkutan sampah biasanya dilakukan senin-sabtu, hari minggunya libur. Harini baru diangkutin sampahnya. Mungkin ini yang membuat sampah jadi menumpuk," ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Ia mengimbau kepada masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan.
"Kami juga terus mengedukasi masyarakat tentang pengelolaan sampah rumah tangga yang efektif serta memiliki nilai ekonomi. Sampah organik bisa diolah menjadi kompos, sampah anorganik didaur ulang, digunakan kembali (reuse) atau disetorkan ke bank sampah," tambahnya. (why)





