Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainnah, memimpin langsung kegiatan panen raya jagung dan kangkung di Mini Food Estate yang berlokasi di area Komplek Damkar, RPTRA Joglo, Kecamatan Kembangan, Kamis (30/4).
Menurutnya, kegiatan ini menjadi tonggak penguatan program urban farming di wilayah Jakarta Barat. Total hasil panen yang berhasil dikumpulkan mencapai sebanyak 262 kg jagung dan 69,5 kg kangkung. Panen ini merupakan kualitas yang sangat baik dan layak bersaing di pasar.
"Jagungnya bagus sekali, besar, dan sehat. Ini membuktikan bahwa dengan treatment dan pemeliharaan yang tepat, lahan terbatas di Jakarta bisa menghasilkan pangan berkualitas tinggi," ujar Iin Mutmainnah saat meninjau lokasi.
Selain itu, Iin menjelaskan bahwa potensi produk olahan lokal seperti Teh Bawang Dayak. Sehingga, pihaknya meminta untuk melakukan pendampigan para pengrajin dalam pengurusan sertifikasi BPOM, Halal, dan P-IRT.
"Kemasan produk ini sudah sangat profesional dan layak masuk supermarket. Kita harus dorong promosinya, termasuk pemasaran secara online," tegasnya.
Lebin lanjut, diungkapkan Iin, bahwa keberadaan Mini Food Estate bukan hanya soal menanam, melainkan upaya visioner untuk menjaga ketahanan pangan masyarakat. Ia berharap keberhasilan di Kelurahan Joglo ini dapat menjadi contoh bagi wilayah lain di Jakarta Barat.
"Kita ingin menguatkan fungsi ketahanan pangan melalui urban farming. Hasil panen ini juga harus memberikan manfaat ekonomi (income) bagi kader PKK dan masyarakat melalui inovasi produk olahan yang kreatif," tambah iin.
Sementara itu, Ketua Poktan Ria Damkar Joglo, Suyatno, menjelaskan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil sinergi antara Kelompok Tani (Poktan), Sudis KPKP Jakbar, serta pihak kecamatan dan kelurahan.
"Keberhasilan panen kali ini merupakan inovasi Poktan dengan penggunaan pupuk cair mandiri," pungkasnya. (Tgh)






