Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Tamhut) Jakarta Barat kembali melakukan penghijauan dengan menanam pohon tabebuya pink pada lahan aset Pemprov DKI Jakarta di RT 008 RW 09 Kelurahan Wijaya Kusuma,Kecamatan Grogol Petamburan.
Kepala Suku Dinas Tamhut Jakbar, Dirja Kusuma menjelaskan, pihaknya rutin melakukan penanaman pohon untuk memperbanyak ruang terbuka hijau di wilayah Jakarta Barat. Sasaran kegiatan adalah lahan aset Pemprov DKI Jakarta, berupa taman, media jalan, bantaran kali, dan TPU.
Kegiatan ini digencarkan dalam rangka meningkatkan kualitas udara, mengurangi polusi, serta menciptakan lingkungan yang asri, rindang dan lestari.
"Jumat pagi, kami menanam pohon bersama unsur kelurahan, satpol PP, serta pengurus RT RW setempat," ujarnya saat dikonfirmasi, Jumat (17/7).
Dikatakan Dirja, pohon yang ditanam sebanyak 9 tabebuya pink di lahan aset Pemprov DKI Jakarta yang masih kosong. Pohon setinggi 1,5-2 meter ditanam dengan jarak tanam antara 2-3 meter.
"Pohon tabebuya ditanam, selain memperindah lingkungan, juga sanga efektif mengurangi polusi udara, menyejukkan udara, menambah penghijauan serta membantu pencegahan banjir," tukasnya.
Lebih lanjut Dirja menambahkan, pihaknya mengimbau masyarakat untuk bersama-sama merawat lingkungan agar senantiasa bersih dan asri.
"Setelah ditanam, kami tugaskan PJLP Tamhut, untuk merawat dan menyiram pohon secara rutin agar tumbuh dan berkembang," sambungnya.
Sementara itu, Lurah Wijaya Kusuma, Fajar Hidayah, mengapresiasi sekaligus mendukung kegiatan Jumat Menanam yang diinisiasi Sudis Tamhut Jakarta Barat. Kegiatan ini tentunya dalam rangka mengurangi polusi udara serta menambah estetika lingkungan.
"Kami mendukung upaya pelestarian lingkungan melalui kegiatan penanaman pohon. Mudah-mudahan, pohon yang ditanam pada lahan aset Pemprov DKI Jakarta seluas kurang lebih 700 meter persegi, bisa tumbuh dan berkembang," ujarnya. (why)





