Sejak Januari hingga awal Juli 2026, Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Tamhut) Jakarta Barat telah menangani dengan melakukan pemangkasan dan penopingan sebanyak 3.832 pohon.
βJumlah yang telah kami tangani dari Januari hingga 6 Juli 2026 sebanyak 3.832, tersebar di delapan wilayah kecamatan se Jakarta Barat,β sebut Kepala Sudis Tamhut Jakbar, Dirja Kusuma saat dikonfirmasi, Senin (6/7).
Ia pun merinci, pohon yang ditangani terdiri atas pemangkasan atau toping ringan sebanyak 1.230 pohon, sedang 1.819 pohon, dan toping berat 518 pohon. Sedang yang ditebang168, sempal 61 dan tumbang 36 pohon.
Adapun jumlah pohon yang ditangani setiap bulan yakni, Januari 589 pohon, Februari 489, Maret 420, April 699, Mei 882, Juni 628 dan Juli 125 pohon. Dijelaskan, penanganan yang dilakukan meliputi pemangkasan (penopingan), penebangan pohon rimbun, serta evakuasi pohon tumbang atau sempal.
"Untuk jenis pohon yang ditangani antara lain angsana, akasia, beringin, mangga, asam kranji, jambu air, ketapang, glodokan, petai Cina dan yang lain," terangnya.
Untuk penanganan pohon di lapangan, tambah Dirja, selain tim dari tingkat kota pihaknya juga memiliki Satpel dengan Satgas-nya atau pasukan hijau di delapan kecamatan yang siap siaga bila ada pohon harus ditindak lanjuti atau dievakuasi segera. (Aji)





