Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Barat mengerahkan sebanyak 28 unit mobil pemadam kebakaran dan 140 petugas untuk memadamkan kebakaran yang meludeskan usaha konveksi, warung makan tegal, serta puluhan rumah di Jalan Tanah Sereal 3 RT 11 RW 09 Kelurahan Tanah Sereal, Tambora, Jumat (13/3) dinihari.
Kepala Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Barat, Suheri menuturkan bahwa pihaknya menerima laporan peristiwa kebakaran Jumat dinihari, sekira pukul 02.30 WIB.
"Warga yang sedang bermain karambol melihat karyawan konveksi berlarian meminta pertolongan saat melihat kobaran api pada mesin konveksi pada lantai 1, kemudian api membesar dan merambat ke lantai 3 melalui jalur pendistribusian kain antar lantai," tuturnya.
Laporan warga dengan cepat ditindaklanjuti dengan mengerahkan 28 unit mobil pemadam dan 140 petugas damkar ke lokasi kejadian. 10 menit kemudian, petugas tiba di lokasi dan melakukan pemadaman.
Upaya petugas memadamkan api sempat menemui kendala karena mobil damkar tak bisa menjangkau lokasi kebakaran.
"Kondisi medan sangat sempit. Mobil tak bisa masuk. Namun, kami terus berupaya keras untuk memadamkan api," tuturnya.
Api yang semula membakar usaha konveksi dan warung rumah tegal merembet ke puluhan rumah di sekitarnya. Tercatat sebanyak 15 rumah di RT 10 RW 11, dan 10 rumah di RT 11 RW 11 ikut terbakar.
"Dengan upaya keras petugas, api berhasil dipadamkan sekitar pukul 03.30 WIB," ujar Suheri.
Ia menambahkan, peristiwa itu diduga disebabkan korsleting pada mesin konveksi. Akibatnya, sebanyak 20 Kepala Keluarga (KK) atau 200 jiwa kehilangan tempat tinggal. Mereka terpaksa mengungsi sementara di sebuah mushola di Jalan Tanah Sereal XII GG. Unitas RT 05 RW.09 Kelurahan Tanah Sereal, Tambora, Jakarta Barat.
Diketahui, kebakaran juga mengakibatkan sejumlah korban yakni Kusnadi (petugas damkar) mengalami sesak nafas dan luka ringan, Rido Basari (petugas damkar) mengalami sesak nafas, Sofian (petugas damkar) mengalami sesak nafas, Andri (Petugas Damkar) alami Sesak nafas, Ansori (Warga) mengalami sesak nafas dan luka sobek pada telapak kaki kiri dan Sabil (Warga ) alami luka sobek telapak kaki kiri. (why)




