Suku Dinas Bina Marga (SDBM) Jakarta Barat melakukan penataan kabel udara di Jalan Peta Barat dan Jalan Peta Selatan, Kecamatan Kalideres secara bertahap.
Kepala Seksi Prasarana, Sarana dan Utilitas Kota (PSUK) dan Penerangan Jalan Umum (PJU) SDBM Jakarta Barat, Abdul Jabbar, menyampaikan penataan tersebut respon atas keluhan warga terkait kabel udara semrawut di wilayah tersebut. Penataan sudah dimulai sejak Rabu (24/6) kemarin.
"Saat ini proses penataan terus berjalan. Suku Dinas Bina Marga Jakarta Barat bersama APJATEL (Asosiasi Penyelenggara Jasa Telekomunikasi) dan para pemilik jaringan utilitas, kabel-kabel yang sebelumnya berada di udara secara bertahap dipindahkan ke jaringan bawah tanah," jelasnya saat dikonfirmasi, Kamis (25/6).
Ia melanjutkan, setelah proses pemindahan selesai, kabel udara yang sudah tidak digunakan akan diputus dan ditertibkan.
"Ini perlu dilakukan bertahap supaya layanan telekomunikasi masyarakat tetap berjalan dan tidak mengalami gangguan," katanya.
Ditambahkan Jabbar, khusus untuk laporan warga di kawasan Kalideres, pekerjaan penataan dan pemutusan kabel udara juga masih berlanjut.
"Termasuk di koridor Jalan Peta Utara, Jalan Peta Barat, Jalan Peta Selatan, dan Jalan Utan Jati dengan target sampai akhir tahun," ungkap Jabbar.
Pihaknya terus berkoordinasi dengan APJATEL dan para operator untuk mempercepat penyelesaiannya sehingga penataan bisa menyentuh semua titik.
"Kami apresiasi masukan dari warga dan berupaya mendorong penataan jaringan utilitas yang lebih rapi bagi masyarakat," ujarnya.
Jabbar mengungkapkan, SDBM Jakarta Barat telah melakukan relokasi (ke dalam tanah) terhadap sepanjang 6.087 meter kabel utilitas di koridor Jalan Peta Utara, Jalan Peta Barat, Jalan Peta Selatan, dan Jalan Utan Jati. Namun, proses penataan masih berlanjut karena kabel semrawut di udara masih perlu dipangkas atau disingkirkan.
Sebelumnya diberitakan, kabel utilitas semrawut hingga menjuntai di Jalan Peta Barat dan Jalan Peta Selatan, Kalideres, dikeluhkan warga. Hampir setiap hari ada saja truk besar yang tersangkut kabel menjuntai di kawasan tersebut. Warga setempat harus meminggirkan kabel-kabel yang terputus akibat tersangkut truk. (Aji)





