Sebanyak 15 pasang finalis Abang None Jakarta Barat Tahun 2026 menerima pembekalan intensif mengenai materi pemerintahan dan kesiapan menuju Kota Global yang berlangsung di Hotel Pullman Central Park, Jakarta Barat, Jumat (26/6).
Hadir sebagai pemateri, Ketua Subkelompok Pariwisata, Pangan, Kelautan, dan Pertanian Bagian Perekonomian Setko Jakarta Barat, Radityo Heru Prabowo, yang mewakili Wakil Wali Kota Jakarta Barat.
Menurut Radit, pihaknya membekali para finalis dengan pemahaman mendalam mengenai profil tata pemerintahan DKI Jakarta, visi-misi kepala daerah, hingga program prioritas penanganan isu kewilayahan seperti banjir, pengelolaan sampah 3R+1, dan transportasi terintegrasi (TOD).
"Sebagai duta pariwisata yang menjadi wajah Jakarta Barat, para finalis wajib menguasai wawasan kota secara mendalam. Mereka diharapkan mampu mengambil peran aktif dalam membranding transformasi Jakarta menjadi kota global yang siap bersaing di kancah internasional," ujar Radit.
Selain itu, Radit menekankan pentingnya penguasaan layanan publik digital terintegrasi di Jakarta, seperti aplikasi JAKI, JakEvo, dan Jakpreneur.
Ia mengaku optimis terhadap kualitas dan inovasi yang dibawa oleh para finalis tahun ini, salah satunya dibuktikan oleh finalis berlatar belakang Teknologi Informasi dari Universitas Indonesia yang telah menciptakan aplikasi penunjang UMKM.
Dengan perpaduan potensi inovasi peserta dan penguatan materi dari pemerintah, Jakarta Barat optimis dapat melahirkan perwakilan terbaik yang siap bersaing ketat untuk merebut kembali gelar juara di tingkat Provinsi DKI Jakarta.
"Pada saat sesi tanya jawab dan diskusi tadi, saya melihat potensi yang besar dan baik dari para finalis Abnon Jakbar 2026 ini. Semoga nanti juga dapat mewakili Jakbar menjadi juara pada kompetisi Abnon Provinsi Jakarta," pungkas Radit. (Hfz)




