Keberadaan parkir liar kendaraan bermotor di kawasan Pecinan Glodok, Kecamatan Taman Sari, Jakarta Barat seringkali memanfaatkan waktu istirahat puluhan aparat yang menjaga lokasi tersebut.
Seperti main ‘kucing-kucingan’, saat jeda istirahat aparat, para pelanggar segera memarkir kendaraannya di kawasan tersebut. Menyikapi hal tersebut, Satpol PP Jakarta Barat tidak memberikan peluang. Puluhan anggota Satpol tingkat kota dikerahkan ke lokasi untuk mengisi kekosongan anggota yang sedang beristirahat.
“Di Pecinan, Glodok, Pancoran itu memang sekarang menjadi atensi Pak Gubernur dan Ibu Wali Kota. Memang areal itu sangat panjang, trotor itu. Nah jumlah anggota Satpol PP yang kita turunkan itu (tiap hari) kurang lebih ada 20 sampai 40, gabungan dari beberapa wilayah kelurahan dan kecamatan (Taman Sari),” sebut Kepala Satpol PP Jakarta Barat, Herry Purnama, saat dikonfirmasi, Senin (6/4).
Lebih lanjut dikatakan Herry, sebanyak 20 hingga 40 anggota Satpol PP bertugas mengawasi kawasan tersebut dari pukul 07.00 hingga 17.00. Sekitar pukul 12.00-13.00 mereka istirahat.
“Nah, ada jeda waktu kekosongan yang menjadi antisipasi dari kami. Yaitu sekitar jam 12 sampai jam 1, itu kami upayakan untuk bisa masuk dari personel kami lagi. Supaya mereka yang parkir liar, kaki lima itu nggak bisa main kucing-kucingan lagi,” jelas Herry.
Ia menyebut, jeda waktu istirahat itu diisi oleh 15 anggota Satpol PP tingkat kota Jakarta Barat.
“Jeda waktu yang untuk anak-anak istirahat itu kita isi dari personel kota. Itu sekitar 15 orang, 2 unit KDO. Itu dilakukan sampai jam 1. Begitu yang istirahat pagi sudah selesai, nanti dia ngisi lagi di lokasi itu, dan yang tingkat kota akan kembali ke area tempatnya bertugas,” pungkasnya. (Aji)





