Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Barat meraih penghargaan nasional pada ajang Dukcapil Prima Awards 2026 atas capaian aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD).
Penghargaan berupa piala dan piagam diserahkan langsung oleh Menteri Dalam Negeri RI, Tito Karnavian, kepada Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainnah, di Hotel Bidakara, Jalan Gatot Subroto, Menteng Dalam, Tebet, Jakarta Selatan, Senin (3/8).
Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainnah mengatakan, cakupan IKD di Jakarta Barat telah mencapai 38,81 persen atau sebanyak 728.842 warga dari total 1.877.975 wajib KTP telah memiliki IKD. Capaian tersebut mengantarkan Jakarta Barat meraih peringkat keempat nasional dan masuk dalam 10 besar penerima penghargaan Dukcapil Prima Awards 2026.
"Tepatnya Jakarta Barat meraih urutan keempat secara nasional, mendapat penghargaan terkait capaian IKD secara nasional," katanya.
Capaian tersebut, menurut Iin, menunjukkan komitmen dan kinerja yang sangat baik dari Suku Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Jakarta Barat dalam mendorong percepatan aktivasi IKD. Berbagai upaya dilakukan melalui sosialisasi dan jemput bola kepada seluruh lapisan masyarakat, mulai dari warga berusia 17 tahun hingga kelompok rentan.
Ia menegaskan, percepatan aktivasi IKD merupakan langkah strategis karena data kependudukan digital akan menjadi basis dalam penyusunan berbagai kebijakan pemerintah, selain berfungsi sebagai identitas kependudukan masyarakat.
"Ini sangat menarik dan menjadi upaya penting bagi kita semua bahwa data kependudukan adalah data yang sangat penting dan strategis," tegasnya.
Sementara itu, Kepala Suku Dinas Dukcapil Jakarta Barat, Gentina Arifin menambahkan, capaian aktivasi IKD merupakan hasil kolaborasi seluruh pemangku kepentingan di wilayah Jakarta Barat, mulai dari tingkat pemerintah kota hingga kelurahan. Berkat sinergi tersebut, cakupan IKD berhasil mencapai hampir 39 persen, melampaui target nasional sebesar 30 persen.
"Tahun ini kami mendapat target untuk mengejar cakupan IKD sebanyak 50 persen. Semoga hal ini bisa terealisasi dan pada akhir tahun 2026 kita bisa menuntaskan target IKD sebesar 50 persen," tandasnya. (Lam)





