Suku Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Jakarta Barat menggelar layanan Bina Kependudukan (Biduk) di Sekretariat RW 16 Kelurahan Kapuk, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat, Senin (6/4).
Kepala Sudis Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil), Gentina Arifin mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk tertib administrasi kependudukan, terutama pendatang baru pasca lebaran.
"Kami gelar untuk mengetahui berapa banyak warga luar DKI, khususnya Jakarta Barat yang datang ke Jakarta usai Lebaran, baik yang menetap maupun sementara," ujarnya.
Khusus pendatang baru, lanjut Gentina Arifin, pihaknya membagi dua kategori yakni warga yang menetap secara permanen dan warga yang tinggal sementara.
"Bila warga tersebut pindah ke Jakarta akan diproses kedatangannya. Bila, warga datang untuk tinggal tidak lebih dari satu tahun di Jakarta tanpa tujuan menetap akan diberikan dokumen penduduk non permanen," ujarnya.
"Warga pendatang yang pindah untuk menetap maka wajib membawa surat pindah dari daerah asalnya. Sementara, untuk yang tinggal sementara tidak lebih dari satu tahun, akan kami berikan dokumen penduduk non permanen," sambungnya.
Dalam kegiatan bina kependudukan (Biduk) di RW 16 Kapuk, petugas Sudis Dukcapil Jakarta Barat berhasil melayani 142 layanan administrasi kependudukan (Adminduk).
"Rinciannya, konsultasi sebanyak 20 layanan, pendataan non permanen 31 orang, KTP rusak 21 layanan, perekaman KTP 41 orang, Kartu Keluarga 8 layanan, serta Identitas Kependudukan Digital (IKD) sebanyak 21 layanan. Total pelayanan mencapai 142," jelas Gentina.
Di lokasi yang sama, Kasatpel Dukcapil Kelurahan Kapuk, Surtinah menyebut mayoritas pendatang berusia di atas 25 tahun yang umumnya berasal dari Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur.
“Biasanya mereka datang untuk ikut saudara atau mencari pekerjaan di Jakarta,” ujarnya.
Ia menambahkan, kegiatan pendataan ini akan berlangsung hingga 20 April 2026 dan dilakukan secara bertahap.
"Untuk pendataan permanen hingga saat ini di Kelurahan Kapuk yang sudah terdata ada 16 orang dan ini akan berlangsung sampai tanggal 20 April," tandasnya.(why)





