Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Barat komitmen mencari solusi untuk mengurai kemacetan kronis di Jalan Utan Jati, Kelurahan Pegadungan, Kecamatan Kalideres.
Kabag Perekonomian Jakarta Barat, M. Fahmi mengatakan Pemkot Jakbar telah merespons aspirasi kolektif dari para ketua RT (RT 01 hingga RT 09) di wilayah RW 019 Pegadungan Kecamatan Kalideres.
Menurut Fahmi, keluhan tersebut disampaikan Ketua RW 019, Kuku Muliyanto, dan Sekretaris, Henky Sudirgo. Sebelumnya warga telah bersurat kepada Pj. Gubernur DKI Jakarta untuk meminta peninjauan arus lalu lintas di kawasan tersebut.
Dikatakannya, permasalahan terletak pada akses keluar masuk kompleks Citra Garden 2 yang menjadi titik temu beban kendaraan dari keberadaan Sekolah Dian Harapan dan Sekolah Bunda Mulia, RSUD Kalideres, juga perlintasan Bus Trans Jakarta rute Terminal Kalideres – Bandara Soekarno-Hatta yang berukuran besar namun melintasi ruas jalan yang sempit.
"Kami mendengar kekhawatiran warga. Langkah jangka pendek melalui rekayasa lalin akan segera dikaji teknisnya oleh Sudishub dan Satlantas, sementara untuk solusi permanen yakni pelebaran jalan akan kami dorong ke tingkat Provinsi DKI Jakarta," ujar M. Fahmi usai memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) menindaklanjuti keluhan warga terkait kemacetan kronis di Jalan Utan Jati, Pegadungan, Kalideres yang berlangsung di Ruang Rapat Asisten Ekbang Jakarta Barat, Senin (2/3).
Lebih lanjut, ia menjelaskan, pihak warga mengkhawatirkan kemacetan akan mencapai titik jenuh (stagnan) tahun ini mengingat RSUD Kalideres dan Sekolah Bunda Mulia akan segera beroperasi secara penuh. Terdapat dua dua poin rekomendasi utama sebagai langkah konkret yaitu, solusi jangka pendek melalui implementasi rekayasa lalu lintas segera di titik-titik krusial untuk mengatur keteraturan arus kendaraan, khususnya pada jam masuk dan pulang sekolah.
Kemudian, sambung Fahmi, solusi jangka panjang melalui pihak wilayah akan bersurat secara resmi kepada Pj. Gubernur DKI Jakarta untuk mengusulkan pelebaran jalan. Hal ini dinilai perlu karena kapasitas jalan saat ini sudah tidak memadai untuk menampung volume kendaraan dan bus Trans Jakarta.
"Diharapkan akses mobilitas warga di Jalan Utan Jati dapat kembali normal dan mendukung operasional fasilitas publik di sekitarnya tanpa mengorbankan kenyamanan pengguna jalan," pungkasnya.
Rapat dipimpin Kabag Perekonomian Jakarta Barat, M. Fahmi, didampingi Ketua Sub Kelompok Urusan Pekerjaan Umum Bagian Pembangunan dan LH, Gerry Yudho Pratomo. Turut hadir perwakilan Satlantas Polres Metro Jakarta Barat, jajaran Suku Dinas terkait, serta pihak Kecamatan dan Kelurahan. (Hfz)





