Forum Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Kalideres tahun 2026 membahas sebanyak 368 usulan yang berlangsung di Aula lantai 4 Kantor Kecamatan Kalideres, Jakarta Barat, Senin (23/2).
Sekretaris Kota Jakarta Barat, Firmanudin Ibrahim mengatakan, pihaknya meminta pada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis pada kegiatan Forum Musrenbang Kecamatan Kalideres, dengan memastikan hasil Musrenbang yang menjadi prioritas dalam penyusunan rencana kerja tahun 2027, untuk direalisasikan.
"Hal itu penting agar memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat, khususnya wilayah Kecamatan Kalideres," ujarnya.
Selain itu, lanjut Firmanudin Ibrahim, dengan melakukan inventarisasi usulan langsung yang masuk ke tiap-tiap OPD dan menyampaikan usulan tersebut pada Murenbang tingkat Kota Jakarta Barat.
"Kemudian sampaikan informasi pembangunan tahun 2027 yang berisi aspirasi masyarakat kepada warga melalui kelurahan, baik yang berasal dari aspirasi tingkat RW maupun usulan langsung. Selanjutnya, pesan ke empat saya adalah mohon agar pihak kelurahan menyampaikan kepada masyarakat mengenai usulan yang telah diakomodasi dalam APBD 2026," jelasnya.
Lebih lanjut, Firmanudin mengungkapkan, jika terdapat usulan yang belum diakomodir, ia mennyampaikan untuk meminta agar disampaikan kembali kepada masyarakat.
"Jika terdapat usulan yang belum dapat dilaksanakan karena alasan tertentu, mohon hal itu dijelaskan dengan baik. Hal ini penting untuk menghindari kesalahpahaman," tambahnya.
Sebelumnya, Plt Camat Kalideres, Raditian Ramajaya menjelaskan bahwa kegiatan ini digelar untuk membahas berbagai usulan yang sebelumnya telah diusulkan pada Musrenbang tingkat kelurahan.
"Kami menyusun skala prioritas pada Musrenbang tingkat kecamatan agar usulan-usulan warga dapat kami dorong ke tingkat kota. Kami berharap hasil pembahasan di tingkat kota nanti bersifat valid dan dapat diakomodasi seluruhnya," ujarnya.
Diketahui, hasil rekapitulasi usulan Musrenbang Kecamatan Kalideres Tahun 2026, total usulan berjumlah 368 usulan, dengan rincian 305 usulan disetujui dan 63 usulan ditolak.
"Dari total usulan tersebut, terbanyak usulan bidang Sumber Daya Air. Bidang SDA menjadi usulan utama sehingga hal ini harus menjadi prioritas pada tingkatan yang lebih tinggi. Selanjutnya, usulan terbanyak kedua terkait bidang Bina Marga, khususnya mengenai pelebaran, perbaikan dan peninggian jalan di wilayah Kalideres," tukas Raditian Ramajaya.
Pihaknya juga menyampaikan sejumlah prioritas pembangunan di wilayah Kecamatan Kalideres tahun 2027. Salah satu permasalahanya adalah pendangkalan saluran air TPU unit Islam Tegal alur yang melintasi tiga RW (RW 013,009, dan 003).
"Kami usulkan untuk dilakukan pengerukan lumpur dan pembuatan turap Kali Unit Islam Tegal Alur. Selain itu perbaikan jalan dan penerangan jalan di permukiman warga," tambahnya.
Forum Kecamatan Kalideres Tahun 2026 dalam rangka penyampaian hasil Musrenbang kelurahan, dihadiri Asisten Administrasi dan Kesejahteraan Rakyat (Adkesra), Amien Haji, Kepala Suku Badan Perencanaan Pembangunan Kota Jakbar, Agus Sunyoto, anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta, Hilda Kusuma Dewi, unsur tiga pilar, perwakilan OPD terkait, LMK, FKDM, pengurus RW dan tokoh masyarakat. (why)




