Lahan seluas sekitar 200 meter persegi di tepi Jalan Raya Daan Mogot, RW 17, Kelurahan Kalideres, Jakarta Barat, resmi rampung ditata menjadi ruang terbuka yang lebih asri dan nyaman. Kawasan tersebut kini dilengkapi mural bertema toleransi, taman, serta pos pengamanan warga.
Peresmian penataan kawasan unggulan Triwulan II (TW II) Kelurahan Kalideres dilakukan oleh Camat Kalideres, Ziki Zulkarnain, Senin (3/8). Acara ditandai dengan pemotongan pita dan pembukaan tirai mural sebagai simbol selesainya proses penataan.Camat Kalideres, Ziki Zulkarnain, mengatakan lokasi yang berada di tepi Jalan Raya Daan Mogot merupakan salah satu wajah Jakarta Barat, sehingga perlu ditata agar memberikan kesan yang baik bagi masyarakat maupun pengguna jalan."Ruang terbuka ini diperuntukkan bagi para pejalan kaki. Selain menjadi area interaksi masyarakat, ruang terbuka hijau ini juga dapat dimanfaatkan sebagai lokasi swafoto karena dilengkapi mural," ujarnya.Menurut Ziki, mural yang menampilkan ilustrasi rumah ibadah berbagai agama menjadi simbol Jakarta sebagai kota yang ramah, aman, dan menjunjung tinggi keberagaman. Mural tersebut juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan, kenyamanan, dan kerukunan di lingkungan.Ia menjelaskan, penataan kawasan ini merupakan hasil kolaborasi antara Kelurahan Kalideres, pengurus RW 17, serta pihak swasta, yakni Mitra 10 dan PT Fjar Surya Perkasa. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat menjadi contoh bagi wilayah lain di Kecamatan Kalideres dalam mempercantik lingkungan."Kami sangat berterima kasih kepada para kolaborator. Semoga kegiatan serupa dapat terus dilakukan di wilayah lain di Kecamatan Kalideres," katanya.Sementara itu, Lurah Kalideres, Rizky Dwiputra, menjelaskan penataan kawasan di persimpangan Jalan Raya Daan Mogot dan Jalan Tampak Siring merupakan program penataan kawasan unggulan Triwulan II Kelurahan Kalideres.
Proses penataan dikerjakan oleh petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) selama kurang lebih tiga bulan, mulai awal Juni hingga Agustus 2026."Sebelum ditata, kawasan ini terlihat kumuh, dipenuhi coretan vandalisme dan sampah. Karena itu kami berkolaborasi dengan Mitra 10 dan PT Fajar Surya Perkasa untuk menata kawasan agar lebih rapi, indah, dan nyaman, termasuk membangun pos pengamanan bagi warga," jelas Rizky.Ia berharap keberadaan pos pengamanan dapat dimanfaatkan warga untuk meningkatkan keamanan lingkungan sekaligus menjaga hasil penataan yang telah dilakukan."Kami berharap keberadaan pos pengamanan bisa memfasilitasi warga mengawasi lingkungan mereka agar lebih aman dan nyaman," ujarnya.Di sisi lain, Ketua RW 17 Kelurahan Kalideres, Susanto, menyampaikan apresiasi kepada jajaran Kecamatan dan Kelurahan Kalideres atas penataan kawasan tersebut. Menurutnya, perubahan wajah lingkungan memberikan semangat baru bagi warga untuk terus menjaga kebersihan dan keindahan kawasan."Kami berterima kasih kepada jajaran kecamatan dan kelurahan yang telah menata lingkungan. Penataan ini semakin memotivasi kami untuk merawat dan memperbaiki lingkungan agar menjadi lebih baik," pungkasnya. (Why)





