Petugas gabungan melakukan pembersihan kawasan terminal bus Kalideres dengan mengerahkan satu unit mobil pemadam kebakaran (Damkar) sehingga lingkungan Terminal Kalideres aman dan nyaman.
Menurut Kepala Terminal Kalideres, Nur Prasetyo, kegiatan tersebut untuk kenyamanan dan keindahan lingkungan terminal. Adapun petugas gabungan yang terlibat terdiri aras jajaran Terminal Kalideres, Satpol PP, Kecamatan, Kelurahan, TNI-Polri, Transjakarta, Gulkarmat dan unsur lainnya."Total personel sebanyak 50 orang ditambah unsur PO Bus, supir, UMKM dan ditambah satu unit mobil Damkar untuk penyemprotan," ujarnya saat dikonfirmasi, Jumat (12/6).
Dikatakan Prasetyo, selain penyemprotan dan pembersihan juga, petugas melakukan aksi penyisiran sampah di area terminal untuk menjaga kebersihan lingkungan.
Pada kegiatan tersebut, pihak Kelurahan Kalideres juga menyosialisasikan instruksi Gubernur DKI Jakarta nomor 5 tahun 2026 tentang pengelolaan dan pilah sampah dari sumber. Pihak kelurahan juga menyerahkan satu perangkat alat komposter kepada pengelola terminal. Kegiatan tersebut diharapkan semakin memotivasi seluruh unsur di lingkungan Terminal Kalideres untuk bisa mendukung upaya zero waste.
"Pembersihan ini untuk kenyamanan. Kami berharap setelah ini seluruh komponen di Terminal Kalideres bisa memulai upaya memilah sampah," katanya.
Di sisi lain, Lurah Kalideres, Rizky Dwiputra berharap sosialisasi Ingub nomor 5 tahun 2026 bisa membangun kesadaran dan meningkatkan semangat seluruh unsur di lingkungan Terminal Kalideres untuk mengelola sampah dengan baik.
Dengan adanya komposter, pihaknya berharap mereka mulai melakukan pemilahan kawasan tersebut sehingga bisa mengurangi sampah yang harus dibuang ke Bantar Gebang.
"Kesadaran untuk mengolah sampah dari sumber harus dilakukan bersama-sama. Tidak hanya dari lingkungan permukiman, tapi Terminal Kalideres juga bisa menjadi contoh bagi terminal lain mengurangi sampah di lingkungannya," katanya. (Aji)






