Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Administrasi Jakarta Barat menggelar monitoring dan evaluasi (monev) pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang berlangsung di Aula Kantor Kecamatan Kalideres. Dibuka Wakil Camat Kalideres, Danur Sasono, mengatakan bahwa kegiatan diikuti para petugas lapangan sensus, dengan tujuan mengevaluasi kesiapan administrasi dan teknis pelaksanaan pencacahan di tingkat kecamatan dan kelurahan."Para petugas juga mendapatkan pembekalan mengenai teknik wawancara, penggunaan instrumen sensus, dan prosedur verifikasi data guna meningkatkan kualitas pengumpulan informasi ekonomi," katanya sesuai keterangan yang diterima, Selasa (21/7).Dijelaskan Danur, pihak Kecamatan Kalideres turut memfasilitasi koordinasi antara BPS dan aparat kelurahan, khususnya terkait sinkronisasi jadwal pencacahan, akses ke lokasi usaha mikro dan kecil, serta antisipasi berbagai kendala di lapangan."Kami berharap proses pencacahan dapat berjalan lancar sehingga menghasilkan data yang akurat sebagai dasar penyusunan kebijakan dan perencanaan pembangunan ekonomi," ujarnya. Sebagai informasi, dalam kegiatan itu, BPS memaparkan alur kerja, mekanisme pelaporan hasil pencacahan, serta pentingnya koordinasi dengan pemerintah kecamatan. Selain pemaparan materi, kegiatan diisi dengan sesi diskusi, tanya jawab, dan simulasi pencacahan yang berlangsung interaktif. Para peserta berbagi pengalaman serta membahas solusi atas berbagai tantangan yang mungkin dihadapi saat pelaksanaan sensus. (Kontri)





