Camat Tambora, Pangestu Aji Swandhanu, mengatakan pelatihan ini merupakan langkah preventif untuk membekali masyarakat agar mampu merespons kebakaran secara cepat dan tepat.
"Pelatihan ini bertujuan meningkatkan kesiapsiagaan dan keterampilan warga sehingga tindakan cepat, tertib, dan aman dapat mengurangi risiko korban jiwa serta kerugian harta benda saat terjadi kebakaran di lingkungan pemukiman warga," ujarnya sesaui keterangan yang diterima, Selasa (21/7).
Lebih lanjut Aji menjelaskan, petugas Sudis Gulkarmat Jakbar memberikan materi mengenai penyebab kebakaran, langkah-langkah pencegahan, prosedur tanggap darurat, teknik evakuasi yang aman, hingga praktik penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) dan simulasi pemadaman api awal.
"Melalui pelatihan ini, diharapkan masyarakat semakin memahami pentingnya upaya pencegahan serta memiliki kemampuan dasar untuk melakukan penanganan awal sebelum petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi," katanya.
Sementara itu, Wahyu (45) warga RW 05 Duri Utara, mengaku bangga mendapatkan pengetahun baru untuk memadamkan api dan mendapat materi simulasi evakuasi menuju titik kumpul.
"Kami mendapatkan pembekalan mengenai pertolongan pertama dalam kondisi darurat, dengan metode ini diharapkan mampu meningkatkan kemampuan praktis menghadapi situasi kebakaran," pungkasnya. (Kontri)





