Suku Dinas Sumber Daya Air (Sudin SDA) Jakarta Barat merevitalisasi saluran air sepanjang sekitar 800 meter di perbatasan wilayah Kelurahan Joglo, Kecamatan Kembangan, Jakarta Barat hingga Kelurahan Petukangan Utara, Jakarta Selatan.
Kepala Suku Dinas SDA Jakarta Barat, Mustajab, mengatakan pembangunan saluran tersebut untuk mengintervensi penanganan genangan banjir yang kerap melanda kawasan tersebut.
"Pembuatan saluran dari Jalan Joglo lalu belok ke Jalan Muchtar. Posisi saat ini sudah berada di Jalan Muchtar," ungkapnya saat dihubungi, Kamis (23/7).
Dijelaskan Mustajab, pembenahan dilakukan dengan pelebaran saluran yang telah ada serta pemasangan gorong-gorong kotak (box culvert).
"Durasi pengerjaan itu empat bulan. Jadi dari tanggal 5 Juli sampai Oktober nanti," ujarnya.
Mustajab menambahkan, selain di kawasan Joglo, pihaknya juga sedang mengerjakan pembuatan saluran di tujuah lokasi lain secara serentak.
"Ada delapan lokasi yang sedang berjalan serentak. Tujuh di antaranya itu ada di Meruya Selatan, Kembangan Selatan, Ring Road, Joglo, lalu di perumahan Taman Ratu, Duri Kepa ada dua lokasi, dan di Palmerah ada satu lokasi," sebutnya.
Sebelumnya, kondisi di Jalan H Mochtar Raya, Joglo, sempat viral di media sosial dan mendapat atensi luas dari publik. Warganet mengeluhkan adanya genangan permanen yang tetap muncul meski cuaca cerah tidak turun hujan. Kondisi ini membahayakan pengendara terutama sepeda motor genangan karena menutupi jalanan yang berlubang.
Kawasan perbatasan yang kerap dijuluki warganet sebagai area "banjir abadi" ini sempat menuai kritik terkait lambatnya koordinasi lintas wilayah antara Jakarta Barat, Jakarta Selatan, dan Kota Tangerang.
Melalui pembenahan saluran air oleh Sudis SDA dan dilanjutkan dengan pengaspalan oleh Sudis Bina Marga, Pemprov DKI Jakarta berkomitmen untuk menuntaskan secara permanen masalah banjir, genangan dan jalan rusak di kawasan perbatasan tersebut. (Aji)





