Petugas Juru Pemantau Jentik (Jumantik) menggelar Gerebek Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) di wilayah RW 13, Kelurahan Cengkareng Timur, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat, Jumat (23/10).
Lurah Cengkareng Timur, Boy Raya Purba, mengajak kader Jumantik dan masyarakat mengoptimalkan pemeriksaan jentik serta menjaga kebersihan lingkungan. Sejumlah titik yang terdapat sampah dan tempat penampungan air berlumut menjadi perhatian untuk segera ditindaklanjuti.
"Kegiatan ini dilakukan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap demam berdarah dengue (DBD) dan menjaga kebersihan lingkungan," katanya sesuai keterangan yang diterima.
Berdasarkan laporan Puskesmas Pembantu di wilayah RT 08, RT 09, dan RT 11, ditemukan satu kasus DBD di RT 08. Sementara itu, Angka Bebas Jentik (ABJ) tercatat sebesar 92,79 persen sehingga pemeriksaan jentik dan edukasi pencegahan DBD perlu ditingkatkan.
Boy juga mengingatkan pentingnya kerja bakti, pemilahan sampah rumah tangga, serta koordinasi dengan Suku Dinas Lingkungan Hidup untuk penanganan sampah sesuai jadwal pengangkutan.
Selain itu, program Wolbachia turut menjadi perhatian. Berdasarkan laporan kegiatan, capaian program di wilayah Cengkareng Timur sekitar 35 persen. Pemantauan dan edukasi kepada masyarakat diharapkan terus dilakukan secara berkelanjutan.
Pihaknya juga mengajak tenaga kesehatan, kader Jumantik, pengurus RT/RW, dan masyarakat memperkuat sinergi dalam mencegah penyebaran DBD di wilayahnya.
"Warga juga diimbau menerapkan gerakan 3M Plus, yakni menguras tempat penampungan air, menutup wadah air, serta mendaur ulang atau memanfaatkan kembali barang bekas yang berpotensi menampung air," pungkasnya. (Kontri)





