Suku Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Sudis Parekraf) Jakarta Barat mengajak para Finalis Abang dan None (Abnon) Jakarta Barat 2026 dan content creator mengunjungi destinasi wisata sejarah di kawasan Kota Tua, Kecamatan Taman Sari, Sabtu (13/6).
Kegiatan Familiarization Trip atau Famtrip pengenalan destinasi Jakarta Barat 2026 tersebut diikuti sekitar 75 peserta terdiri atas finalis Abnon Jakbar 2026, content kreator, travel agent dan lainnya.
"Famtrip pengenalan destinasi ini diikuti oleh 75 peserta yang terdiri dari 30 orang finalis Abang None Jakarta Barat tahun 2026. Kami juga menggandeng travel agent, hotel bintang 5 yang ada di Jakarta Barat, dan content creator. Jadi masing masing mempunyai tugasnya untuk nantinya setelah mengikuti ini bisa mengenalkan, memviralkan destinasi wisata yang ada di Jakarta Barat melalui medsos," jelas Kepala Seksi Pemasaran dan Atraksi Sudis Parekraf Jakbar, Triningsih Setiawati.
Dikatakan Triningsih, untuk destinasi yang kunjungi adalah museum dan tempat bersejarah di kawasan Kota Tua, Taman Sari.
"Yang dikunjungi itu dalah Gedung Candra Naya, Museum Mandiri, dilanjut ke Museum Sejarah Jakarta, dan ada walking tour ke Museum Bank Indonesia, Gedung Standar Chartered, Toko Merah, Kali Besar, dan Rumah Akar, Kota Tua. Kemudian diakhiri mengunjungi House of Tugu," jelas Tri.
"House of Tugu itu kita home tour. Jadi House Tugu itu adalah ikon Jakarta Barat yang meraih penghargaan, yang mana di situ konsepnya benar-benar di situ barang-barang koleksi antik ada di situ. Dan tidak semua, di Indonesia hanya House Tugu yang mempunyai koleksi barang-barang antik dari zaman dulunya," sambungnya.
Ia menambahkan, kegiatan famtrip untuk memperkenalkan dan mempromosikan destinasi di wilayah Jakarta Barat. "Banyak potensi wisata destinasi Jakarta Barat yang bisa dijual," pungkas Tri. Pihaknya berharap melalui kegiatan ini destinasi di wilayah Jakarta Barat semakin dikenal luas masyarakat.
Untuk diketahui, para peserta famtrip pengenalan destinasi Jakarta Barat berangkat dari Walkot Farm Kantor Wali Kota Jakarta Barat sekitar pukul 08.00 menuju kawasan Kota Tua. Destinasi pertama adalah Gedung Candra Naya, Museum Mandiri, dan Museum Sejarah Jakarta (Museum Fatahillah).
Kemudian walking tour heritage, melewati Museum Bank Indonesia, Gedung Standard Chartered, Toko Merah, Kali Besar, Rumah Akar Kota Tua, dan terakhir di House of Tugu. Di sini sebagai penutup para peserta diajak menikmati makan malam bersama. (Aji)





