Ketua TP PKK DKI Jakarta, Endang Nugrahani Pramono Anung, memimpin secara serentak tanam tanaman ikon Jakarta Barat (golden melon dan Labu madu) di Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) RW 03 Kembangan Utara, Kembangan, Jakarta Barat, Jumat (19/6).
Kegiatan yang digelar hybrid (daring & luring) juga dilaksanakan di 127 titik lokasi tanam terdiri dari 58 RPTRA, 10 sekolah, serta 59 lokasi urban farming di tingkat kecamatan dan kelurahan.
Hadir dalam kegiatan ini, Wakil Ketua TP PKK DKI Jakarta, Dewi Indriati Rano Karno, Ketua DWP DKI Jakarta, Lisniawati Uus Kuswanto, Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainnah, Kepala Dinas KPKP DKI Jakarta, Hasudungan A. Sidabalok, Ketua TP PKK Jakarta Barat, Ety Sartika Yuli Hartono, serta para pejabat di lingkungan Pemkot Jakarta Barat.
Ketua TP PKK DKI Jakarta, Endang Nugrahani Pramono Anung mengatakan bahwa kegiatan ini memiliki makna yang sangat baik karena tidak hanya mendukung penghijauan, tapi juga memperkuat ketahanan pangan keluarga.
Pemilihan tanam golden melon dan labu madu, sebagai ikon tanaman Jakarta Barat, juga mengingatkan bahwa lahan yang ada di rumah dapat dimanfaatkan secara produktif untuk mendukung kebutuhan pangan keluarga.
Meski begitu, lanjut Endang Nugrahani, memahami tantangan perubahan iklim dan kualitas lingkungan yang membutuhkan kepedulian bersama. Oleh karena itu, penanaman golden melon dan labu madu bukan hanya sekadar menanam saja, tapi juga menanam kesadaran, kepedulian dan tanggung jawab bersama terhadap lingkungan.
"Saya berharap semangat ini dapat terus tumbuh di tengah masyarakat sehingga semakin banyak keluarga yang memanfaatkan lahan yang tersedia. Sekecil apa pun, untuk mendukung kebutuhan gizi keluarga sekaligus menciptakan lingkungan yang lebih hijau dan sehat. Semangat inilah yang perlu terus kita bangun bersama, terlebih saat Jakarta bersiap menyongsong usia lima abad perjalanannya," jelasnya.
Sebelumnya, Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainnah mengatakan bahwa kegiatan tanam serentak akan menanam dua ikon Jakarta Barat, yakni labu madu dan golden melon. Tanam serentak dilaksanakan di 127 titik lokasi di seluruh wilayah Jakarta Barat, yang terdiri dari 58 RPTRA, 10 sekolah, serta 59 lokasi urban farming di tingkat kecamatan dan kelurahan.
Kegiatan ini merupakan lanjutan dari kegiatan sebelumnya yang diinisiasi dan digerakkan oleh TP PKK Jakarta Barat, yang kini menjabat sebagai Ketua DWP DKI Jakarta, Lisniawati Uus Kuswanto.
"Kami meneruskan dan melanjutkan agar menjadi kegiatan yang berkelanjutan," ujarnya.
Ia berharap, kegiatan ini bukan hanya sekadar menanam saja, tapi juga akan memetik hasilnya (panen).
"Nantinya hasil panen akan kita olah menjadi makanan yang bermanfaat dan sehat, seperti untuk Pemberian Makanan Tambahan (PMT) di Posyandu, sekolah maupun diolah menjadi kuliner khas Jakarta Barat seperti puding, kue, keripik, dan sebagainya. Jadi, prosesnya berlangsung dari hulu ke hilir (end-to-end)," tuturnya.
Tak hanya itu, lanjut Iin, sampah organik berupa daun yang dihasilkan dari tempat ini bisa diolah menjadi pupuk kompos. Kemudian pupuk kompos ini akan dipakai kembali untuk memupuk tanaman.
Dalam kesempatan itu, Wali Kota Jakarta Barat Iin Mutmainnah mendorong seluruh UKPD terkait, Sudis KPKP, Lingkungan Hidup, Pertamanan, SDA, hingga kecamatan dan kelurahan, serta semua entitas yang memilihan lahan tapi terbatas untuk melakukan urban farming melalui metode hidroponik maupun pemanfaatan rooftop.
Selain melakukan tanam serentak tanaman ikon Jakarta Barat, Ketua TP PKK DKI Jakarta, Endang Nugrahani Pramono Anung, Wakil Ketua TP PKK DKI Jakarta, Dewi Rano, bersama Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainnah dan para pejabat di lingkungan Pemprov DKI Jakarta melakukan panen golden melon di Green House serta labu madu serta penebaran 2000 benih ikan tawes di kolam ikan. (why)






