Banjir lumpur yang melanda lingkungan Pulau Tondan, Perumahan Taman Permata Buana, Kelurahan Kembangan Utara, Kecamatan Kembangan, Jakarta Barat, diduga karena meluapnya Kali Angke setelah tinggi muka air (TMA) mencapai sekitar 400 sentimeter.
Kepala Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Barat, Purwanti Suryandari menjelaskan ketinggian air tersebut merupakan yang tertinggi di wilayah Jakarta Barat dalam beberapa waktu terakhir.
“Kemarin, Minggu (8/3), Kali Angke itu sangat tinggi. Muka airnya sampai 400 sentimeter dari titik nol pengukur. Itu yang paling tinggi, sehingga air meluap,” ujar Purwanti saat dikonfirmasi, Selasa (10/3).
Sebelumnya diketahui, luapan air dari Kali Angke tersebut menggenangi kawasan Perumahan Taman Permata Buana yang berada di sekitar aliran sungai.
Purwanti menambahkan banjir yang membawa lumpur juga dipengaruhi adanya proyek pembangunan turap atau tanggul (sheetpile) di sepanjang Kali Angke wilayah tersebut.
“Saat ini sedang proses pembangunan sheetpile atau turap supaya Kali Angke bisa lebih tertanggul,” jelasnya.
Lebih lanjut dikatakan, penanganan banjir di kawasan itu tidak bisa langsung dilakukan saat tinggi muka air melampaui bibir tanggul.
“Kalau sudah meluap seperti itu, kami harus menunggu air kali surut terlebih dahulu sebelum mengoperasikan pompa,” jelas Purwanti.
Diungkapkan Purwanti, proyek pembangunan turap di sepanjang Kali Angke itu merupakan proyek multi years yang berlangsung sejak 2025 hingga 2027. Pembangunan turap sepanjang lebih dari 1 kilometer tersebut diharapkan dapat membantu mengurangi risiko banjir di lingkungan sekitar.
Diberitakan sebelumnya, sisa lumpur akibat banjir masih terlihat menutupi badan jalan di kawasan Pulau Tondan, Perumahan Taman Permata Buana hingga Senin (9/3) sore. Warga bersama petugas terlihat membersihkan lumpur dari jalanan, sementara sejumlah mobil tangki air dikerahkan untuk menyemprot sisa lumpur yang menempel di permukaan jalan.
Selain itu, lumpur juga terlihat menumpuk di tepi kali seperti rawa di luar barisan turap yang baru dipasang. Banjir tercatat merendam dua wilayah rukun warga (RW), yakni RW 09 dan RW 11 di Perumahan Taman Permata Buana, Kembangan Utara dengan ketinggian air sekitar 50 hingga 60 sentimeter. (Aji)





