Sebanyak 40 anak bayi dibawah lima tahun (Balita) mendapatkan program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) untuk menangani masalah berat badan tidak naik (weigth faltering) dan berat badan kurang (under weight) di Aula Kelurahan Jelambar, Selasa (14/4). Kegiatan berlangsung selama 14 hari yang dimulai pada 1 hingga 14 April 2026.
Kasi Kesra Kelurahan Jelambar, Suwito Haryoko mengatakan, program ini bertujuan untuk meningkatkan status gizi balita di Indonesia, terutama bagi mereka yang berisiko mengalami kekurangan gizi
"Selama dua jam, balita yang terlibat akan menerima asupan makanan seimbang yang mencakup karbohidrat sebagai sumber energi, protein hewani dan nabati untuk pertumbuhan, lemak sebagai cadangan energi, serta vitamin dan mineral dari sayuran dan buah-buahan," ujarnya.
Lebih lanjut, Suwito menjelakan untuk evaluasi pemberian PMT akan dilakukan pada siklus hari ke-7 dan ke-14, sedang pada Selasa, 14 April 2026 mencakup pengukuran berat dan tinggi badan, serta demo masak makanan sehat untuk meningkatkan keterampilan gizi di kalangan orang tua.
“Dengan dukungan orang tua, kader posyandu, serta pemerintah, program ini dapat berjalan optimal dan membantu menciptakan generasi yang sehat, kuat, dan berkualitas," tandasnya.
Ia juga menekankan bahwa kesadaran akan pentingnya gizi sejak dini adalah kunci untuk mencegah berbagai masalah kesehatan pada anak di masa depan.
"Diharapkan akan tercipta perubahan yang signifikan dalam status gizi balita dapat mewujudkan generasi yang sehat," pungkasnya. (kontri)





