Wali Kota Jakarta Barat Iin Mutmainnah menyambangi lokasi kebakaran di Jalan Kendang Barat Gang IV, RW 05 dan RW 04 Kelurahan Krendang, Kecamatan Tambora, Minggu (31/5) sore.
Pada kesempatan tersebut Wali Kota Iin Mutmainnah menyerahkan bantuan secara simbolis untuk anak-anak dan warga terdampak kebakaran berupa perlengkapan sekolah, kebutuhan bayi serta berbagai bantuan lainnya dari Sudis Sosial, PPAPP, PMI dan Bazis.
Ia juga sempat menyapa dan bercengkrama dengan anak-anak yang sedang mengikuti trauma healing dari tim Dinas-Sudis Sosial Jakbar.
Hadir mendampingi, Asekbang Imron Sjahrin, Camat Tambora Pangestu Aji, Kasudis Sosial Fajar Laksono, Kasudis PPAPP Jakbar Dian Anggraini Susanthy, Ketua PMI JB Amien Haji dan lainnya.
Iin memastikan seluruh kebutuhan warga terdampak kebakaran terpenuhi. Ia menyebut musibah yang terjadi pada Kamis (28/5) dini hari lalu berada di empat lokasi RT yakni RT RT 13 RW 04, RT 10, 11dan 12 RW 05 Krendang.
“Mayoritas rumah kontrakan, dan di sini terdiri dari jumlah 37 KK, 145 jiwa. Semua sudah tersalurkan bantuan yang dibutuhkan oleh masyarakat,” ungkapnya.
Bantuan yang dimaksud antara lain seperti pelayanan kesehatan, logistik, kebutuhan anak sekolah, anak-anak, balita, lansia dan lainnya dari berbagai UKPD.
“Pelayanan non fisik juga dilakukan oleh Sudin PPAPP, menghibur anak-anak, melukis, mendongeng, dan juga mengajak warga atau masyarakat, khususnya anak-anak untuk tidak bersedih, untuk mereka bergembira dan bersama-sama berkumpul di satu tempat,” sebut Iin.
Lebih lanjut diungkapkan, untuk jumlah pengungsi di penampungan sudah tidak banyak, karena sebagian besar sudah kembali, sudah diatur, dan sudah dilakukan koordinasi oleh Camat dan Lurah setempat.
“Bersama Pak RW, Pak RT, LMK, dan tokoh masyarakat di sini, sangat membantu, sekali lagi terima kasih untuk kerjasamanya,” ucapnya.
Terkait pelayanan adminduk seperti dokumen atau surat-surat penting yang terbakar, sambung Iin, akan ditindak lanjuti UKPD terkait.
“Jadi tiga hal jenis pelayanan (fisik, non fisik dan adminduk) kita lakukan secara koordinasi dan terpadu,” tandasnya.
Iin berharap tidak terjadi lagi kejadian yang berulang. Ia juga mengimbau masyarakat lebih hati-hati dalam penggunaan listrik.
“Masalah listrik adalah masalah yang sangat berpotensi rawan bahaya, kalau tidak diikuti sesuai standar. Kita ingin perhatikan semua sambungan listrik sesuai dengan ketentuan, dan juga warga masyarakat selalu menjaga peralatan yang digunakan untuk listrik itu benar-benar dalam keadaan aman,” imbuhnya.
Pasca kebakaran ia juga minta segera dilakukan pembersihan di lokasi terdampak.
“Tadi saya lihat teman-teman, juga PPSU sudah melakukan kerjasama dengan LH dan tim untuk membersihkan area dari lokasi dampak kebakaran ini. Mudah-mudahan ini semua bisa terlewati dan bisa kembali normal,” pungkas Iin. (Aji)






