Sekretaris Kota Jakarta Barat Firmanudin Ibrahim mengingatkan dan mengajak seluruh pihak sekolah khususnya para siswa-siswi untuk menghindari atau mencegah tawuran, bullying dan narkoba.
Hal tersebut disampaikan saat menjadi Pembina upacara pada Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) hari pertama, di SMK Muhammadiyah 4, Jalan Anggrek Nely Murni Blok B-C, Kelurahan Kemanggisan, Kecamatan Palmerah, Senin (13/7).
“Anak-anakku yang saya banggakan, untuk menjadi generasi yang cerdas kita harus dengan tegas mengatakan STOP pada tiga hal, yakni Tawuran, Bullying dan Narkoba. Komitmen utama Pemkot Jakbar bersama Forkopimko adalah menciptakan ruang belajar yang aman dan inklusif. Kita harus mewujudkan generasi cerdas yang bebas dari tiga musuh utama pelajar tersebut,” tandas Firmanudin.
Lebih lanjut ditegaskan Firmanudin, tidak ada heroisme atau kegagahan dalam tawuran.
“Yang ada hanyalah luka fisik, cacat permanen, hingga penyesalan mendalam akibat kehilangan nyawa yang menghancurkan masa depan,” ujarnya.
Kemudian bullying atau perundungan. Selain itu, narkoba, Firmanuddin mengingatkan harus benar-benar dihindari dan diperangi.
“Segala bentuk kekerasan baik fisik, verbal, maupun cyber di media sosial sangat dilarang di lingkungan sekolah. Kita harus saling merangkul, bukan memukul,” imbuh Firmanudin.
“Jangan pernah sekali-kali mencoba, karena sekali mencoba masa depan kalian akan runtuh seketika. Pemkot Jakarta Barat bersama Forkopimko berkomitmen penuh untuk menjaga agar ruang belajar kalian selalu aman, inklusif dan bebas dari ancaman-ancaman ini. Jadikan skolah sebagai benteng pertahanan dari bahaya ini,” sambungnya. (Aji)





