Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno meninjau pelaksanaan kegiatan kerja bakti serentak yang dilaksanakan pada delapan kecamatan se-wilayah Jakarta Barat.
Menurut Rano Karno mengatakan, kerja bakti serentak difokuskan pada mitigasi banjir, penanganan sampah, serta salah satunya pemulihan aset daerah di Kelurahan Kamal, Kecamatan Kalideres, Jakarta Barat.
"Fokus utama kegiatan ini adalah menangani persoalan lingkungan yang menjadi perhatian bersama, mulai dari penanganan sampah, sedimentasi lumpur di saluran, hingga potensi pohon yang rawan tumbang," ujarnya usai meninjau kerja bakti masal di Kampung Waluungan, Kamal, Kalideres, Minggu (12/4).
Dalam kesempatan ini, Rano juga menyoroti ancaman fenomena El Nino atau kemarau panjang yang dijuluki 'Godzilla'. Menurutnya dari hasil koordinasi dengan BMKG, selain memicu cuaca yang jauh lebih panas, tumpukan sampah yang tidak dibersihkan berpotensi menimbulkan berbagai penyakit, terutama sarang nyamuk penyebab Demam Berdarah Dengue (DBD) yang sangat berbahaya bagi anak-anak.
"Langkah-langkah yang kita lakukan mencakup pengangkutan sampah terpilah, pengerukan lumpur, normalisasi saluran, pembersihan badan air, hingga pembongkaran bangunan yang menutupi saluran. Selain itu, ada perbaikan ringan fasilitas pedestrian, penopingan pohon, dan perapian kabel listrik," ujarnya.
Rano mengungkapkan, terkait kerja bakti di Kelurahan Kamal yang merupakan aset pemerintah daerah ini, ke depan tentunya pemerintah mempunyai rencana strategis pemanfaatan lahan untuk mengatasi krisis Tempat Pemakaman Umum (TPU) di Ibu Kota, melengkapi revitalisasi TPU Menteng Pulo dan perluasan TPU Tanah Kusir.
"Selain peruntukan untuk TPU, kawasan ini juga direncanakan akan ada pembangunan embung pengendali banjir dan berpotensi menjadi intake sumber air bersih di masa depan," terangnya.
Rano mengapresiasi kolaborasi seluruh unsur yang berperan aktif dalam kegiatan kerja bakti ini, sehingga diharapkan kegiatan ini akan menjadi gerakan rutin yang berkelanjutan guna memperkuat kesadaran bersama bahwa menjaga kebersihan lingkungan adalah tanggung jawab semua.
"Mudah-mudahan gerakan rutin ini diikuti oleh seluruh wilayah di Jakarta, termasuk Kepulauan Seribu. Terima kasih juga kepada rekan-rekan media yang terus menyiarkan kegiatan positif ini," katanya.
Sementara itu, Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainnah menambahkan, kerja bakti yang melibatkan setidaknya 500 personel gabungan ini bertujuan untuk memitigasi bencana banjir dan genangan air, sekaligus mengantisipasi potensi banjir sampah.
"Penanganan kita lakukan secara terpadu, melibatkan seluruh Unit Kerja Perangkat Daerah (UKPD), TNI, Polri, serta unsur masyarakat lainnya tanpa ada ego sektoral dalam penanganan setiap aspeknya," katanya.
Iin menuturkan, kerja bakti hari ini juga difokuskan pada perapihan area aset pemerintah daerah yang sebelumnya ditempati warga dan sudah dilakukan pengamanan aset oleh Pemerintah Kota Jakarta Barat beberapa waktu lalu.
"Jadi pascarelokasi warga ke Rusunawa milik Pemprov DKI dan Rusun Budha Tzu Chi, bagi warga non-KTP DKI, telah difasilitasi untuk kembali ke daerah asalnya. Kami mengapresiasi seluruh jajaran yang memastikan proses ini berjalan aman dan kondusif," tandasnya. (Izu)






