Tim verifikasi lapangan Benyamin S Award Tahun 2026, menyambangi Kelurahan Tanah Sereal, Kecamatan Tambora dan Kelurahan Taman Sari, Kecamatan Taman Sari, Senin (21/9).
Kunjungan tersebut merupakan lanjutan dari rangkaian penilaian lapangan setelah pada hari yang sama tim meninjau Kelurahan Srengseng, Sukabumi Utara, dan Grogol.
Di Kelurahan Tanah Sereal, tim Verlap Benyamin S Award Tahun 2026 melakukan penilaian pada sejumlah titik lokasi yang menjadi representasi kebersihan. Lokasi tersebut adalah TPS 3R Hanura, bank sampah dan permukiman RW 08,sekolah TK, SD, SMP Murtini, bank sampah kelurahan, Komposter, teba, Eco Lindi, dan Ketahanan pangan.
"Kami sudah melihat bank sampah, sudah melihat lingkungan RW 08, terus sampai ke kantor kelurahan," ujar Nadin Asmaranjani, tenaga ahli staf khusus Gubernur DKI Jakarta, bidang pembangunan dan tata kota yang juga Ketua Tim penilai lomba Benyamin S Award tahun 2026, saat dikonfirmasi, Senin (21/9).
Meski tak menyebutkan hasil penilaiannya, namun Nadin menyampaikan bahwa pihaknya akan memilih 10 besar kelurahan di wilayah DKI Jakarta.
"Masuk atau tidaknya dalam 10 besar, saya belum tahu. Karena kami saat ini masih dalam proses penilaian. Pengumumannya dalam minggu terakhir ini," jelasnya.
Di tempat yang sama, Camat Tambora, Pangestu Aji mengucapkan puji syukur karena kelurahan Tanah Sereal, masuk dalam penilaian lomba Benyamin S Award Tahun 2026.
"Ya, alhamdulillah, kami melaju ke tahap berikutnya, dimana di Kelurahan Tanah Sereal ini memang dominan kategori bersih lomba Benyamin S Award," ujarnya.
Dilanjutkan Aji, Kelurahan Tanah Sereal sangat dominan pada kegiatan pemilahan dan pengolahan sampah, serta sejumlah inovasi yang bukan hanya identik dengan aplikasi melainkan adanya pemberdayaan masyarakat.
Selain dominasi pemilahan sampah, lanjut Aji, tim verifikasi lapangan Benyamin S Award juga melihat potensi lomba untuk kategori sejahtera.
"Tim penilai melihat di sini banyak sanggar dan kepedulian dari masyarakat, khususnya budaya Betawi, tadi juga ditampilkan palang pintu dan musik hadroh," jelasnya.
Dari Kelurahan Tanah Sereal, tim verifikasi lapangan Benyamin S Award tahun 2026 melanjutkan penilaian di wilayah Kelurahan Taman Sari, Kecamatan Taman Sari, Jakarta Barat.
Adapun titik lokasi yang dinilai meliputi, rumah pilah sampah, bank sampah, urban farming, magotisasi kolam gizi dan lubang Teba di kantor Kelurahan Taman Sari, Balai Warga MH Thamrin, sistem keamanan di RW 07, dan kuliner legend sop kaki dan sumsum sapi "Bang Odjie".
Ketua Tim Penilai Benyamin S Award Tahun 2026, Nadin Asmaranjani, mengapresiasi dengan kinerja aparatur kelurahan Taman Sari dengan sejumlah inovasinya.
"Tadi inovasi-inovasi lurahnya yang saya kasih poin. Ada inovasi-inovasi, khususnya berkaitan dengan barcode. Nanti tim akan lihat satu persatu," ujarnya.
Selain inovasi, Nadin juga memberikan apresiasi terkait keguyuban masyarakat Taman Sari dengan aparatur pemerintah kelurahan dalam menyelesaikan permasalahan wilayah.
"Saya apresiasi keguyuban tadi masyarakat, warga sama lurah. Lurah benar-benar mengetahui profil RW-nya, kemudian tau masalah-masalah di wilayahnya. Karena kita mengharapkan, lurah bukan sekadar menjadi administrator, tapi sudah menjadi estate manejer," tukasnya.
Hal lain yang disoroti Nadin adalah keberadaan Balai Warga dan MCK pada lahan yang sangat terbatas. Ia berharap, mudah-mudahan ada lahan yang lebih luas untuk bisa mengoptimalkan kegiatan-kegiatan masyarakat.
Sementara itu, Lurah Taman Sari, Abdul Malik Raharusun mengaku bersyukur didatangi tim penilai Benyamin S Award 2026.
"Tadi, kita sudah sama-sama melihat tim penilai telah menilai sejumlah lokasi, seperti rumah pilah sampah di kantor kelurahan, Balai Warga MH Thamrin RW 07, dan sistem CCTV di Pos RW 07 serta Balai Warga RW 03 yang dijadikan Posko relawan kebakaran," ujarnya.
Dari rangkaian lokasi penilaian, lanjut Malik, tim penilai mengapresiasi keberadan Balai Warga MH Thamrin RW 07 dan mengubah MCK yang awalnya tidak terawat menjadi layak fungsi.
Ia berharap, tim penilai lomba Benyamin S Award 2026, bisa memberikan hasil yang terbaik.
"Saya percaya, harusnya kita dapat Benyamin S Award, dan saya optimisi banget. Karena itu tadi, masyarakat sangat antusias melihat para dewan juri melakukan penilaian," tambahnya. (why)





