Suku Dinas Perhubungan Jakarta Barat menerapkan rekayasa lalu lintas (Lalin) selama turnamen mini soccer Piala Wali Kota Jakarta Barat Tahun 2026 yang digelar di Maroedja Sport Park, Kelurahan Meruya Utara, Kembangan, Jakarta Barat, Kamis (9/7).
Turnamen ini digelar tiga hari, Jumat (10/7) hingga Minggu (12/7).
Kepala Seksi Lalu Lintas Sudis Perhubungan Jakarta Barat, Rusli mengatakan, pihaknya melakukan rekayasa lalu lintas selama penyelenggaraan turnamen mini soccer Piala Wali Kota Jakarta Barat di Maroedja Sport Park.
Rekayasa lalu lintas bertujuan untuk meminimalkan kemacetan dan menjamin keamanan serta keselamatan bagi peserta kegiatan maupun pengguna jalan.
"Oleh karena itu, kami mengimbau kepada pengguna jalan untuk menghindari atau menyesuaikan rute perjalanan (alternatif rute)," ujarnya.
Di tempat terpisah, Satpel Perhubungan Kecamatan Kembangan, Dedi Setiadi, menuturkan bahwa pihaknya akan menerapkan rekayasa lalu lintas selama penyelenggaraan turnamen mini soccer Piala Wali Kota Jakarta Barat, yang melibatkan kurang lebih 50 petugas Dishub dibantu Satpol PP Kecamatan Kembangan.
"Mereka ditugaskan mengatur lalu lintas pada sejumlah ruas jalan yakni Jalan Meruya Utara, Penyelesaian Tomang 1 (samping lapangan), Komplek Penyelesaian Tomang I, dan Penyelesaian Tomang IV. Masing-masing ruas jalan diatur oleh dua petugas Dishub," jelasnya.
Dijelaskan Dedi, rekayasa lalu lintas diberlakukan selama tiga hari, Jumat (10/7) - Minggu (12/7), mulai pukul 06.00 hingga selesai. Adapun pengaturan rekayasa lalu lintas, yakni arus lalu lintas dari Jalan H. Lebar diberlakukan satu arah dari Utara menuju Selatan.
Kemudian akan dilakukan penutupan Jalan Penyelesaian Tomang I selama kegiatan berlangsung. Akses masih diberikan bagi warga sekitar sesuai pengaturan petugas di lapangan.
Sementara itu, akses keluar dan masuk Maroedja Sport Park melalui Jalan Penyelesaian Tomang 1, hanya diperuntukkan kendaraan tamu atau VIP. Sedangkan untuk masyarakat umum, petugas Dishub telah menyediakan sejumlah kantong parkir yang disediakan di samping makam Serang Kolong Makro Kiamat.
"Untuk kendaraan roda dua dan empat bisa bisa parkir di samping lapangan atau sisi kanan tol Parkir bisa menampung sekitar 400-500 kendaraan roda dua dan 25 kendaraan roda empat. Tambahan areal parkir kendaraan roda empat juga berada di sisi utara lapangan yang bisa menampung 10 unit kendaraan," jelasnya.
Selain pengaturan rekayasa lalu lintas, Dedi juga telah berkoordinasi dengan instansi terkait untuk mengistirahatkan sementara proyek pengerjaan saluran air di Jalan Meruya Utara.
"Untuk proyek pengerjaan saluran, kami sudah sampaikan agar kegiatanya diistirahakan dulu, dari jam 06.00 hingga 18.00 WIB. Proyek pengerjaan bisa dijalankan pada pukul 19.00 hingga 05.00 WIB, kami mohon kerjasama agar sama-sama bisa berjalan," tambahnya. (why)





