Turnamen yang berlangsung selama tiga hari, mulai Jumat (10/7) hingga Minggu (12/7), diikuti 18 tim dari unsur Forkopimko dan masyarakat sebagai bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-499 Kota Jakarta.
Dalam sambutannya, Asisten Kesejahteraan Rakyat (Askesra) Sekda DKI Jakarta, Ali Maulana Hakim, mengatakan penyelenggaraan turnamen ini merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kota Jakarta Barat dalam mendorong gaya hidup sehat sekaligus menyediakan ruang positif bagi masyarakat melalui olahraga.
“Mini soccer bukan sekadar olahraga rekreasi, tetapi sudah menjadi cabang olahraga yang dipertandingkan di tingkat internasional. Karena itu, pembibitan atlet harus dimulai sejak dini. Hal ini menjadi bagian penting dalam mendukung kemajuan dunia olahraga, khususnya sepak bola,” ujarnya.Menurut Ali, turnamen bukanlah tujuan akhir, melainkan sarana untuk membangun semangat masyarakat agar aktif berpartisipasi dalam kegiatan olahraga. Yang lebih penting adalah proses pembinaan sebelum maupun sesudah komptisi berlangsung. “Yang utama adalah prosesnya, yaitu bagaimana kita menggerakkan seluruh potensi masyarakat agar ikut berpartisipasi dan terlibat dalam kegiatan seperti ini. Setelah itu, para peserta harus terus dibina secara berkesinambungan,” katanya.Ali juga menyampaikan pesan Gubernur DKI Jakarta, Wakil Gubernur, dan Sekretaris Daerah DKI Jakarta bahwa Jakarta merupakan milik bersama sehingga seluruh elemen masyarakat memiliki tanggung jawab untuk menjaga keamanan, kebersihan, dan kenyamanan ibu kota.
"Jakarta ini milik kita bersama. Karena itu mari kita jaga bersama. Jaga Jakarta," ujarnya.
Sementara itu, Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainnah berharap turnamen mini soccer ini menjadi penutup rangkaian kegiatan olahraga dalam memeriahkan HUT ke-499 Kota Jakarta yang telah dimulai sejak Juni 2026 melalui berbagai kompetisi olahraga. Bahwa Pemkot Jakarta Barat berkomitmen menjadikan turnamen tersebut sebagai agenda tahunan.“Mudah-mudahan kegiatan ini dapat terus dilaksanakan setiap tahun. Selain menyemarakkan HUT Kota Jakarta, turnamen ini menjadi wadah mempererat kebersamaan antara pemerintah, Forkopimko, TNI, Polri, dan masyarakat,” ujar Iin.Menurutnya, turnamen ini juga menjadi sarana pencarian bibit atlet sepak bola muda yang nantinya akan mendapatkan pembinaan lebih lanjut melalui Suku Dinas Pemuda dan Olahraga Jakarta Barat serta Pusat Pendidikan dan Pelatihan Olahraga Pelajar (PPOP).“Banyak talenta muda yang tampil dalam turnamen ini. Setelah kompetisi selesai, mereka akan diarahkan mengikuti pembinaan lebih lanjut. Anak-anak yang memiliki potensi juga dapat melanjutkan pembinaan di sekolah atlet agar menjadi atlet berprestasi,” jelasnya. Iin juga mengapresiasi tingginya antusias masyarakat yang memanfaatkan fasilitas olahraga di Maroedja Sport Park, Meruya Utara yang baru diresmikan beberapa bulan lalu. "Setiap hari masyarakat datang ke sini untuk berolahraga, mulai dari jogging, bermain basket hingga mini soccer. Ini menunjukkan fasilitas publik seperti ini memang sangat dibutuhkan masyarakat. Ke depan kami berharap setiap wilayah di Jakarta Barat memiliki ruang olahraga yang memadai," ujarnya.Di sisi lain, Ketua Panitia Turnamen Mini Soccer Piala Wali Kota Jakarta Barat 2026, Umar Abdul Aziz, mengatakan kompetisi tahun ini diprioritaskan bagi peserta asal Jakarta Barat sebagai bagian dari pembinaan olahraga di tingkat kota.“Kami fokus terlebih dahulu membina anak-anak Jakarta Barat. Harapannya mereka lebih memilih berolahraga di lapangan daripada menghabiskan waktu dengan gawai,” ujarnya.Ia menambahkan, ke depan turnamen akan dikembangkan dengan membuka berbagai kategori usia, mulai dari remaja, dewasa hingga veteran. Selain itu, panitia juga berencana menggelar lomba lari dalam rangka peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia sebagai upaya membudayakan hidup sehat di tengah masyarakat.Sebagai informasi, pembukaan Turnamen Mini Soccer Piala Wali Kota Jakarta Barat 2026 ditutup dengan pertandingan ekshibisi antara tim Akamsi Tambora melawan Wara Wiri Kembangan yang disaksikan langsung oleh Askesra DKI Jakarta bersama jajaran Forkopimko Jakarta Barat. Hadir dalam pembukaan tersebut pimpinan unsur Forkopimko Jakbar, yakni Kapolres metro Jakbar, Kombes Pol Twedy Aditya Bennyahdi, Dandim 0503/JB Letkol Inf Syaputra Hakki, Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainnah, Kepala Kantor Pertanahan Jakbar, Shinta Purwitasari, Kepala Imigrasi Jakbar, Rakha Sukma Purnama, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga DKI Jakarta, Andri Yansyah, Kepala Bapas Kelas 1 Jakbar, RM Kristiyo Nugroho, Ketua PMI DKI Jakarta, Beky Mardani, tokoh Pemuda Jakarta Barat, H Umar Abdul Azis, Pemina INTI Bambang Sunarko dan para pejabat di lingkungan Pemkot Jakarta Barat serta camat dan lurah se-Jakbar. (Why)





