Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Tamhut) Jakarta Barat menangani 792 pohon yang tersebar di delapan kecamatan dan 56 kelurahan selama Oktober 2026.
Kepala Sudis Tamhut Jakarta Barat, Dirja Kusuma, mengatakan penanganan dilakukan oleh tim tingkat kota bersama Satgas atau Pasukan Hijau di delapan kecamatan.
“Totalnya sebanyak 792 pohon di Oktober 2026, tersebar di delapan kecamatan dan 56 kelurahan se-Jakarta Barat,” kata Dirja saat dikonfirmasi, Selasa (3/11).
Dikatakan Dirja, penanganan meliputi pemangkasan atau penopingan, penebangan, serta evakuasi pohon tumbang dan dahan sempal. Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi potensi pohon tumbang atau patahnya dahan yang dapat membahayakan warga dan pengguna jalan.
"Penanganan dilakukan sebagai langkah antisipasi sekaligus mencegah terhadap potensi pohon tumbang atau dahan patah yang dapat membahayakan warga masyarakat maupun pengguna jalan yang melintas," ujarnya.
Dari total 792 pohon, sebanyak 389 pohon menjalani penopingan ringan, 294 penopingan sedang, dan 38 penopingan berat. Selain itu, 62 pohon ditebang, tujuh pohon sempal, dan dua pohon tumbang.
Ia menambahkan, untuk jenis pohon yang ditangani antara lain angsana, akasia, beringin, mangga, asam kranji, jambu air, ketapang, glodokan, petai cina, dan palem. (Aji)





