Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Tamhut) Jakarta Barat telah menangani sebanyak 1.500 pohon pada periode Januari hingga Maret 2026,
“Selama tiga bulan itu kami telah menangani sebanyak 1.500 pohon yang tersebar di delapan kecamatan se Jakarta Barat,” sebut Kepala Sudis Tamhut Jakbar, Dirja Kusuma, Jumat (17/4).
Dijelaskan Dirja, penanganan yang dilakukan meliputi pemangkasan (penopingan), penebangan pohon rimbun, serta evakuasi pohon tumbang atau sempal. Di bulan Januari pohon yang ditangani 572, Februari 460 dan Maret 468 pohon.
Lebih rinci Dirja menyebut, dari 1.500 pohon yang ditangani, yakni toping ringan 607 pohon, toping sedang 583, dan toping berat 217. Kemudian, ditebang 37 pohon, sempal 13 pohon dan tumbang 43 pohon.
Adapun jenis pohon yang ditangani antara lain angsana, akasia, beringin, mangga, asam kranji, jambu air, ketapang, glodokan, petai Cina dan lainnya.
Dirja menambahkan, untuk penanganan pohon selain tim dari tingkat kota atau sudis pihaknya juga memiliki Satpel dengan Satgas-nya (pasukan hijau) di delapan kecamatan yang siap siaga jika ada pohon harus segera dievakuasi atau ditindak lanjuti. (Aji)





