Suku Dinas Sosial (Sudissos) Jakarta Barat telah menyalurkan sebanyak 379 Alat Bantu Fisik (ABF) bagi warga difabel selama tahun 2026.
"Hingga kini yang sudah disalurkan kursi roda 233 unit, alat bantu dengar 92 unit, kaki palsu 10 unit, tongkat kaki 30 unit, tongkat walker 14 unit," sebut Kepala Sudis Sosial Jakaarta Barat, Fajar Laksono saat dikonfirmasi, Rabu (10/6).
Dijelaskan Fajar, untuk pengajuan bantuan ABF bisa dilakukan melalui RT/RW setempat. Kemudian dilanjutkan ke kelurahan, dan pihak kelurahan akan mengeluarkan surat pengantar masyarakat (Surat PM 1) yang ditujukan kepada Sudis Sosial Jakbar.
"Pengajuan ke kita itu lewat Pendamsos (Pendamping Sosial) bersama Kasatpel Sudinsos untuk mengurus administrasi," ujar Fajar.
Selanjutnya, Fajar menambahkan, petugas akan melakukan kunjungan kepada pengaju untuk mengasesmen kondisi calon penerima ABF.
"Petugas kita lakukan visit itu untuk melihat butuhnya apa dan urgensinya sejauh mana. Secara administrasi dan fisik kita cek, biar penyaluran ABF itu tepat sasaran," jelas Fajar.
Sebelumnya, pihaknya menargetkan penyaluran tahun 2026 sebanyak 970 ABF. Jumlah tersebut lebih banyak dari realisasi penyaluran ABF pada 2025, yakni 809 unit.
"Untuk target pengadaan 2026, ada 970 ABF," sebut Fajar.
Diketahui, sebanyak 970 ABF itu terdiri atas 600 unit kursi roda dewasa, 25 unit kursi roda anak, 50 unit tongkat kaki tiga, 50 unit tongkat walker, 25 unit tongkat netra, 200 unit alat bantu dengar (hearing aid), dan 20 unit kaki palsu. (Aji)






