Petugas Suku Dinas Sosial Jakarta Barat mengamankan seorang pria diduga Orang Dalam Gangguan Jiwa (ODGJ) yang teriak-teriak menyebut nama Presiden, Wakil Presiden, hingga taruna Akpol, di Stasiun Duri, Kelurahan Duri Utara, Kecamatan Tambora, Selasa (30/6).
Kepala Sudis Sosial Jakarta Barat, Fajar Laksono, mengungkapkan pria inisial R (20) asal Duri Pulo, Gambir, Jakarta Pusat itu diamankan Satuan Tugas (Satgas) Pelayanan, Pengawasan dan Pengendalian Sosial (P3S), setelah laporan diterima dari pihak Stasiun Duri.
"Sudah diamankan oleh teman-teman P3S. Untuk sementara ada indikasi ODGJ," ujar Fajar saat dihubungi.
Untuk diasesmen lebih lanjut, dijelaskan Fajar, pria tersebut telah dibawa ke Panti Sosial Bina Insan Bangun Daya 1 Kedoya, Jakarta Barat.
"Sudah dirujuk ke Panti Sosial Kedoya guna mendapatkan penangan sosial yang lebih baik," kata Fajar.
Sementara itu, dalam video viral yang diunggah akun Instagram @wargajakarta.id, nampak pria tersebut tidak mengenakan baju dan digiring oleh beberapa orang petugas keamanan keluar dari stasiun.
Saat digiring, pria itu berontak dan berteriak minta dilepaskan."Gue mahasiswa, calon mahasiswa Taruna Akpol, AHY, tolong, Bapak Prabowo, Wakil Presiden, tolong, tolong, tolong," demikian ucap pria itu berteriak dalam video.
Dalam keterangan video, pihak Commuter Line awalnya mendapati pria itu berlaku tidak wajar tanpa mengenakan baju di dalam area stasiun. Para petugas segera menggiring pria tersebut keluar stasiun. (Aji)





