Suku Dinas Sosial (Sudissos) Jakarta Barat telah menjangkau 1.517 Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) selama Januari hingga awal November 2026.
Kepala Sudis Sosial Jakarta Barat, Fajar Laksono, mengatakan jenis PMKS yang paling banyak dijangkau adalah gelandangan sebanyak 467 orang, disusul psikotik/ODMK 367 orang dan pak ogah 186 orang.
βTotal hasil penjangkauan dari Januari hingga pekan pertama November 2026 di wilayah Jakarta Barat sebanyak 1.517 orang PMKS,β ujar Fajar saat dikonfirmasi, Selasa (3/11).
Penjangkauan dilakukan oleh Satuan Tugas Pelayanan, Pengawasan dan Pengendalian Sosial (P3S) di sejumlah titik rawan, seperti Flyover Tomang, Slipi, Grogol, Jembatan Dua, Cengkareng, Terminal Kalideres, hingga kawasan Kota Tua.
Berdasarkan data bulanan, penjangkauan tercatat sebanyak 143 orang pada Januari, 203 orang Februari, 139 orang Maret, 168 orang April, 160 orang Mei, 137 orang Juni, 169 orang Juli, 133 orang Agustus, 120 orang September, dan 140 orang Oktober. Sementara hingga 2 November, tercatat lima orang telah dijangkau.
Fajar menambahkan, penjangkauan dilakukan untuk memastikan PMKS jalanan mendapatkan pelayanan dan penanganan sesuai kebutuhan serta kondisi masing-masing. (Aji)





