Suku Dinas Priwisata dan Emonomi Kreatif (Parekraf) Jakarta Barat melakukan seleksi Abang None (Abnon) yang diikuti sebanyak 143 peserta yang hadir di Ruang MH Thamrin Kantor Wali Kota, Sabtu (6/6).
Membacakan Sambutan Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mitmainnah, Sekretaris Kota Jakarta Barat, Firmanudin Ibrahim, mengatakan seleksi Abang None ini akan menjadi ajang yang akan mewakili Jakarta Barat ke tingkat Provinsi DKI Jakarta.
"Ini merupakan kesempatan untuk mengembangkan diri, dengan percaya diri, gali potensi diri dan junjung tinggi sportifitas," katanya saat membuka seleksi.
Dikatakan Firmaniddin, pihaknya berpesan, kalau mau sukses menjadi orang maka tunaikan sesuai dengan keyakinan maka akan bisa meraih impian untuk menjadi Abang None Jakarta Barat.
"Semua bisa diraih maka berdoa sesuai dengan agama dan keyakinan masing-masing. Tentu syukuri bisa masuk seleksi dari 250 peserta dan bisa bertemu dengan dewan juri," ujarnya.
Kepala Suku Dinas Parekraf Jakarta Barat, Sherly Yuliana menjelaskan peserta yang mendaftar mencapai 250, sedang yang hadir mengikuti seleksi sebanyak 143 peserta, yang terdiri dari calon Abang 92 dan calon None 158 peserta.
"Hari ini seleksi pertama menghasilkan 60 orang dan besok Minggu yang seleksi kedua untuk menghasilkan 30 orang, dari 30 finalis itu akan mengikuti pembekalan mulai 8 Juni sampai 16 Juli, dan malam keakraban pada Jumat, 10 Juli sedang Final pada 17 Juli 2026," jelasnya didampingi Kepala Seksi Pemasaran dan Atraksi Sudis Parekraf, Triningsih Setiawati.
Lebih lanjut Sherly menambahkan, para peserta yang mengikuti seleksi hari pertama sesuai proporsional yakni Abang dengan tinggi 170 cm dan tinggi None 165 cm, selanjutnya mereka akan mendapat materi diskusi kelompok dan menyampaikan pendapatnya. Materi akan diberikan 7 Dewan Juri yang kompeten di bidangnya.
"Masing-masing peserta dinilai terkait ide dan masukannya sesuai dengan materi yang diberikan dewan juri sesuai materi yang diberikan," pungkasnya. (Wan/Izu)






