Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Barat membekali para finalis Abang None (Abnon) Jakarta Barat 2026 dengan materi kepemerintahan strategis menuju visi Jakarta sebagai Kota Global.
Kegiatan dibuka Wali Kota Jakbar, Iin Mutmainnah dengan mengusung tema 'Pemerintahan Jakarta Kota Global', menghadirkan narasumber Rektor IPDN, Dr. Halilul Khairi, M.Si., berlangsung di Ruang Wijaya Kusuma, Kantor Wali Kota Jakarta Barat, Kembangan, Senin (6/7).
Dalam arahannya, Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainnah, mengatakan pentingnya generasi muda memiliki karakter yang adaptif, inovatif, dan berintegritas di tengah tuntutan pemerintahan modern yang semakin dinamis.
"Para finalis harus memiliki kombinasi yang kuat antara personal performance, fondasi etika dan attitude yang berintegritas, serta kemampuan berpikir multidisiplin lintas sektoral," ujar Iin.Ia berharap para finalis tidak hanya berkompetisi memperebutkan gelar, tetapi juga mampu menjadi teladan bagi generasi muda Jakarta Barat. Sebagai bentuk motivasi, Iin menyampaikan apresiasi kepada seluruh finalis."Semuanya sudah juara di hati saya," tuturnya.Dalam sesi pembekalan, Dr. Halilul Khairi, M.Si. memaparkan berbagai tantangan Jakarta menuju kota global, mulai dari kemacetan, banjir, penataan ruang, perumahan, pengelolaan sampah, hingga pentingnya sinergi pembangunan kawasan aglomerasi Jabodetabek.Menurutnya, transformasi Jakarta perlu didukung enam aspek utama, yakni penguatan ekonomi, riset dan pengembangan (R&D), interaksi budaya, keterhunian (livability), pengelolaan lingkungan, serta aksesibilitas melalui integrasi transportasi dan pengembangan kawasan berbasis Transit Oriented Development (TOD).Melalui pembekalan tersebut, para finalis Abnon Jakarta Barat 2026 diharapkan tidak hanya menjadi duta pariwisata, tetapi juga agen perubahan yang memahami tantangan pembangunan serta mampu berkontribusi mewujudkan Jakarta sebagai kota global yang berdaya saing. (Hfz)





