Suku Dinas Lingkungan Hidup (Sudis LH) Jakarta Barat mengangkut sekitar 20 ton sampah usai perwyaan malam pergantian tahun baru 2026.
Kepala Sudis LH Jakarta Barat, Achmad Hariadi mengungkapkan sampah tersebut umumnya berasa dari dua titik pusat keramaian, yakni kawasan wisata Kota Tua, Taman Sari, dan area kantor Wali Kota Jakarta Barat Jalan Raya Kembangan.
“Di Jakarta Barat itu perayaan terpusat di Kota Tua dan area kantor Wali Kota di Kembangan. Sampah yang kita kumpulkan sekitar 19 sampai 20 ton,” sebut Hariadi saat dikonfirmasi, Sabtu (3/1).
Hariadi mengungkapkan, volume sampah tahun baru kali ini mengalami penurunan dibanding tahun sebelumnya. Karena konsep perayaan yang lebih sederhana dan tanpa pesta kembang api.
“Kemarin acaranya lebih sederhana, tidak ada pesta kembang api. Di area kantor Wali Kota, sekitar pukul 01.00 sudah bersih. Kalau di Kota Tua, pembersihan sampai pagi dan sekitar pukul 06.00 sudah bersih,” jelasnya.
Ia menambahkan, pihaknya telah menyiagakan sebanyak 350 personel gabungan untuk mengantisipasi penumpukan sampah malam tahun baru.
Personel dari tingkat kota, Satuan Pelaksana (Satpel) LH di kelurahan, dan dibantu Unit Pelaksana Kebersihan (UPK) Badan Air. Ratusan petugas kebersihan tersebut disebar ke sejumlah titik keramaian, seperti kawasan Kota Tua, sekitar kantor Wali Kota Jakbar, sekitar CNI, Taman Cattleya dan lainnya.
Selain menyiagakan personel, pihaknya juga menurunkan sejumlah sarana pendukung, antara lain truk pengangkut sampah, toilet mobile, road sweeper truck atau truk penyapu jalan, serta menambah jumlah tong sampah di lokasi-lokasi keramaian.
“Upaya tersebut dilakukan untuk memastikan kebersihan lingkungan tetap terjaga selama dan setelah perayaan malam pergantian tahun baru 2026,” pungkasnya. (Aji)





