Sejumlah petugas Satpol PP dan Sudis Perhubungan Jakarta Barat melakukan penjagaan pada off ramp exit tol Rawa Buaya, Jalan Abdul Wahab, Kelurahan Duri Kosambi, Kecamatan Cengkareng, Senin (19/1).
Kasatpol PP Jakarta Barat, Hery Purnama mengatakan, penjagaan dilakukan untuk mengantisipasi juru parkir liar atau Pak Ogah yang sempat viral di media sosial lantaran aksi pungli (pungutan liar) terhadap pengendara agar dibukakan penutup rantai besi dan water barier.
"Kami menempatkan sejumlah petugas Pol PP bersama Dishub serta aparat kepolisian di lokasi exit Tol Rawa Buaya," ujarnya saat dihubungi.
Menurutnya, penjagaan dilakukan mulai pukul 06.00 - 12.00 WIB, setiap hari. Tugasnya, mengantisipasi masuknya juru parkir liar atau Pak Ogah yang melakukan pungli terhadap pengendara.
Selain penjagaan, lanjut Hery Purnama, pihaknya telah memasang 2 spanduk berukuran besar berisi larangan melakukan pungli terhadap pengendara serta Sudis Perhubungan Jakbar memasang rambu-rambu larangan di exit tol Rawa Buaya.
"Alhamdulillah, saat dilakukan penjagaan kami tak melihat adanya aktivitas Pak Ogah yang mengatur lalu lintas di exit tol maupun di perempatan traffic light Cengkareng," ujarnya.
Selain penjagaan pada jam sibuk, tambah Hery Purnama, pihaknya juga rutin melakukan patroli dan pengawasan terhadap PPKS di traffic light Cengkareng, termasuk exit tol Rawa Buaya.
Sebelumnya diberitakan, petugas gabungan dari unsur Satpol PP, Dishub, Sudis Sosial, dan aparat kepolisian dan TNI melakukan operasi Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) di off ramp exit tol Rawa Buaya, Rabu (14/1) lalu.
Hasilnya, petugas mengamankan 10 Pak Ogah, 4 Pak Ogah diantaranya yang viral di media sosial meminta uang para pengendara mobil di off ramp exit tol Rawa Buaya. Mereka selanjutnya dibawa ke Panti Sosial untuk dilakukan pembinaan. (why)





