Suku Dinas Kesehatan (Sudiskes) Jakarta Barat menggelar Penganugerahan Tenaga Medis Tenaga Kesehatan (Nakes) Teladan tingkat Jakbar tahun 2026 yang berlangsung di Ruang MH Thamrin Kantor Wali Kota, Kamis (21/5).
Kegiatan dibuka Sekretaris Kota (Sekko) Jakarta Barat Firmanudin Ibrahim. Hadir para Direktur dan pimpinan RSUD-rumah sakit swasta, kepala puskesmas, serta tim juri dari organisasi profesi, sponsor dan lainnya.
Kepala Sudis Kesehatan Jakarta Barat, Sahruna, mengatakan kegiatan tersebut bukan sekadar utilitas seremonial belaka.
"Ini adalah bentuk pengakuan resmi dan rasa terima kasih kami atas dedikasi, loyalitas serta inovasi yang tiada henti dari para tenaga medis dan tenaga kesehatan dalam melayani masyarakat Jakarta Barat," jelasnya.
Lebih lanjut diungkapkan Sahruna, kegiatan tersebut melalui rangkaian tahapan dan seleksi ketat.
"Penganugerahan ini tidaklah instan, ini banyak langkah yang sudah kita lalui dimulai dari penjaringan administrasi yang sangat ketat, seleksi, presentasi dan wawancara hingga penilaian lapangan," ujar Sahruna.
Ia menyebut, kandidat yang diusulkan dari 8 puskesmas dan 4 Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD).
"Hari ini kita akan menyaksikan terpilihnya pemenang terbaik di masing masing kategori. Para pemenang juara 1, 2 dan 3, saya ucapkan selamat. Penghargaan ini adalah hasil perjuangan dan ketulusan pengabdian bapak ibu sekalian. Tetaplah berinovasi, tetaplah menjadi yang terbaik di lingkungan masing masing, sehingga semua dapat ditularkan ke lingkungan kerja kita di tempat pekerjaan kita masing masing," pungkasnya.
Sekko Jakarta Barat, Firmanudin Ibrahim menjelaskan, pihak Pemkot Jakbar menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas dedikasi para tenaga medis dan nakes dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
"Mudah-mudahan Jakarta Barat nanti jadi juara satu. Bapak ibu bukan saja memberikan pelayanan yang terbaik pada masyarakat, tapi juga membawa rumah besar kita, yaitu Jakarta Barat, sehingga nanti bisa diperhitungkan di tingkat provinsi dan bisa naik ke tingkat lebih tinggi lagi atau nasional," imbuhnya. (Aji)






