Penataan kawasan triwulan pertama tahun 2026 di Jalan Jambu Air, RT 07 RW 09 Kelurahan Pegadungan, Kalideres, tepatnya di sisi Kali Maja, telah selesai. Kawasan yang semula terlihat kumuh berubah menjadi lebih tertata, bersih, dan hijau.
Peresmian penataan kawasan TW 1 ditandai dengan pemotongan nasi tumpeng yang dihadiri ASN Kelurahan Pegadungan, unsur tiga pilar, Satpol PP, PPSU, FKDM, LMK, kader dasa wisma, pengurus RT dan RW serta tokoh masyarakat setempat.
"Alhamdulillah, penataan kawasan triwulan I telah selesai dikerjakan. Ini merupakan hasil kerja sama semua pihak yang terlibat, baik pemerintah maupun masyarakat," ujar Lurah Pegadungan, Anugerah Sholiha Susilo, saat dikonfirmasi terkait peresmian penataan kawasan TW 1, Jumat (10/4).
Menurut lurah yang akrab disapa Uga, penataan kawasan TW 1 di sisi Kali Maja, RT 07 RW 09, mencakup perbaikan jembatan, penataan sisi kali dan pembersihan saluran. Pengerjaan dimulai awal Februari 2026 lalu melibatkan PPSU dan masyarakat.
"Semula kawasan pinggir kali sangat kumuh dan gersang. Banyak barang bekas dan rongsokan, dan kotor. Lalu kami tata, dengan memperbaiki jembatan, pembersihan saluran serta menata sisi kali dengan pembuatan taman. Luas area yang ditata sekitar 50 meter persegi," jelasnya.
Untuk perbaikan jembatan, lanjut Uga, dikerjakan secara swadaya meliputi perbaikan material lantai, railing jembatan hingga pengecatan serta pembuatan mural. Sedangkan sisi kali ditata dengan membuat taman.
"Sisi kali kita buat taman dengan ditanami aneka tanaman hias dari Sudis Pertamanan dan Hutan Kota (Tamhut) Jakbar," ujarnya.
Ia berharap, masyarakat turut merawat dan menjaga lingkungan yang sudah tertata rapi, bersih dan hijau. "Selain itu, jangan buang sampah sembarangan. Karena lingkungan ini sudah tertata dan bersih. Jadi harus perlu dijaga dan dirawat," tambahnya.
Sementara itu Ketua RT 007/09 Kelurahan Pegadungan, Ijah mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kota Jakarta Barat, khususnya Kelurahan Pegadungan, yang telah menata lingkungannya. Kawasan yang semula kumuh dan kotor terlihat lebih tertata, bersih dan hijau.
"Untuk selanjutnya, kami siap menjaga dan merawat lingkungan yang sudah tertata. Kami akan ajak ibu-ibu di sini untuk menanam tanaman obat keluarga (Toga) pada lahan yang masih kosong," jelasnya. (why)





