Petugas gabungan Pemkot Jakarta Barat menggelar kerja bakti membersihkan sedimen lumpur pada saluran penghubung (Phb) di sepanjang Jalan KH Moh. Mansyur, Kelurahan Jembatan Lima, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, Minggu (19/4).
Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainnah menjelaskan bahwa kerja bakti merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setiap minggu di seluruh wilayah Kota Administrasi Jakarta Barat. Kegiatan ini dalam rangka mengantisipasi genangan maupun banjir.
"Kami rutin melaksanakan kerja bakti yang dimulai pekan lalu secara terpadu. Kerja bakti ini sekaligus melihat tingkat kesulitan masalah yang ada di wilayah masing-masing dari delapan wilayah kecamatan di Jakarta Barat," ujarnya didampingi Camat Tambora, Pangestu Aji Swandhanu.
Untuk kerja bakti di wilayah Kelurahan Jembatan Lima, lanjut Iin Mutmainnah, pihaknya memfokuskan pada pembersihan sedimen lumpur dan sampah pada saluran penghubung (Phb) di sepanjang Jalan KH Moh Mannsyur, tepatnya depan Pasar Jembatan Lima.
Kondisi saluran penghubung (Phb) menuju Kali Krukut tidak berfungsi normal karena mengalami pendangkalan dan dipenuhi sampah.
"Hari ini, kami konsen secara terpadu untuk menyelesaikan persoalan sampah yang menghambat di saluran maupun sedimen. Kalo tidak ada sampah, air itu bisa mengalir lancar, tetapi kepadatan sampah dan sedimen membuat aliran air tersumbat," jelasnya.
Selain membersihkan saluran penghubung, Iin Mutmainnah menuturkan, pihaknya juga melakukan pembersihan areal kawasan, terutama depan Pasar Jembatan Lima. Pasalnya, di sepanjang Jalan KH Moh. Mansyur banyak dipenuhi sampah pasar.
Sebagai tindaklanjut, lanjut Iin Mutmainnah, pihaknya akan berkoordinasi dengan pengelola Pasar Jembatan Lima dalam penanganan masalah sampah pasar. Sehingga upaya tersebut diharapkan bisa mengatasi masalah kebersihan lingkungan.
"Mari sama-sama, ini butuh semuanya bekerja sama untuk kita menuju zero banjir dan genangan di Jakarta Barat. Butuh kolaborasi, butuh keterpaduan semua pihak," tegasnya.
Di tempat yang sama, Camat Tambora, Pangestu Aji Swandhanu menjelaskan, kerja bakti dilaksanakan dengan membersihkan sedimen lumpur di sepanjang Jalan KH Moh Mansyur, sepanjang 450 meter, yang berada di lingkungan RW 01, 02 dan 08 Jembatan Lima.
Kegiatan ini melibatkan sebanyak 210 petugas gabungan yang meliputi unsur Suku Dinas SDA, Lingkungan Hidup, Bina Marga, Gulkarmat, Perhubungan, Tamhut, Satpol PP dan PPSU.
Selain itu, kegiatan juga melibatkan dua unit alat berat jenis mini excavator dan spyder excavator serta 11 truk pengangkut lumpur dan sampah.
"Pembersihan terhadap lumpur saluran yang tidak dibersihkan hampir 17 tahun ini juga melibatkan unsur masyarakat," jelasnya.
Sebelumnya, Pangestu Aji menjelaskan, pihaknya telah memulai pembersihan saluran air pada pekan lalu. Hal ini dilakukan sebagai bentuk pelayanan pemerintah kepada masyarakat.
Ia berharap, warga bisa berpartisipasi aktif dalam mengatasi masalah genangan maupun banjir dengan cara menjaga kebersihan lingkungan.
"Ke depannya, tolong sama-sama kita jaga Jakarta ini untuk lebih baik lagi dan juga sama-sama kita bangun Jakarta ini untuk kepentingan kita semua," tambahnya. (why)





