Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Barat melakukan upaya mitigasi bencana dengan mengevaluasi seluruh saluran air yang berada di wilayah Jakarta Barat.
"Kita tetap fokus pada mitigasi banjir dan genangan di wilayah, terutama pada wilayah yang lokasinya rendah. Kami memulai langkah sederhana dengan mengevaluasi saluran air di permukiman," ujar Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainnah, pada peresmian Posko RW 03 Green Garden, Kelurahan Kedoya Utara, Kecamatan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Minggu (19/4).
Peresmian dihadiri oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Imron Syahrin dan para pengurus RW 03 Green Garden serta dihadiri tokoh masyarakat setempat.
Lebih lanjut Iin Mutmainnah memaparkan, banyak saluran air mengalami pendangkalan akibat sedimen lumpur yang membatu selama bertahun-tahun.
"Kami terus berupaya melakukan pembersihan serta melakukan penataan kawasan, dengan melakukan pemangkasan pohon dan pedagang di area publik," ujarnya.
Upaya mitigasi lainnya, dijelaskan Iin Mutmainnah yaitu dengan melakukan penanganan sampah, terutama sampah organik.
"Terkait pengelolaan sampah, saya menawarkan kerjasama strategis. Tadi, saya meninjau kawasan Jembatan Lima dan melihat banyak tumpukan sampah sayur dan buah. Daripada dibuang ke TPS dan menambah beban Bantar Gebang yang sudah melampui kapasitas, lebih baik kita olah menjadi eco enzyme," tukasnya.
Selanjutnya, lanjut Iin Mutmainnah, pihaknya telah berkoordinasi dengan para pengurus RW di Jembatan Lima untuk melakukan pemilahan sampah, khususnya sampah organik. Kemudian, Sudis Lingkungan Hidup Jakbar akan mengangkut sampah organik itu untuk diolah bersama warga RW 03 Kedoya Utara.
"Dinas lingkungan hidup akan mengangkuti sampah segar itu dan membawanya ke sini untuk diolah bersama rekan-rekan Lions Club dan warga di sini. Ini adalah bentuk kolaborasi antara wilayah (RW dan kelurahan) dalam mengurangi sampah dari sumbernya. Visi kita adalah membalik rasio pembuangan sampah. jika biasanya, 70% sampah dibuang, kita targetkan 70 % sampah dikelola secara mandiri dilingkungan, melalui pembuatan pupuk kompos cair, eco enzyme, maupun daur ulang. Sisanya, hanya 30% sampah dibuang ke pembuangan akhir," jelasnya.
Dalam kegiatan peresmian Posko RW 03 Green Garden, Wali Kota Jakbar, Iin Mutmainnah menyampaikan apresiasi kepada para pengurus RW 03. Itu mengingat proses pembangunan Posko RW 03 ini tentunya melalui proses panjang.
"Saya sangat apreasiasi pak RW, RT, LMK sera para donatur yang telah bergotong royong. Perlu diketahui bahwa pembangunan sekretariat RW tidak didanai oleh APBD. Dalam konteks anggaran pembangunan, APBD hanya diperuntukkan bagi kantor kelurahan dan kecamatan. Oleh karena itu, keberadaan gedung ini merupakan bukti nyata semangat gotong royong dan partisipasi aktif masyarakat," tuturnya.
Peresmian ditandai dengan pemotongan nasi tumpeng yang dilakukan Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainnah dan disaksikan para pengurus RW 03 Green Garden. (why)





